JAKARTA, iNews.id - Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf atau Gus Ipul mengecam keras kasus kekerasan seksual yang diduga dilakukan pimpinan Pondok Pesantren (Ponpes) Ndholo Kusumo terhadap santriwati di Kabupaten Pati, Jawa Tengah. Dia menyatakan kekecewaan mendalam atas peristiwa tersebut.
Menurutnya, pesantren seharusnya menjadi ruang aman bagi pendidikan moral dan agama, bukan disalahgunakan untuk tindakan menyimpang.
“Kami tidak hanya berhati-hati, kami mengecam keras, kami kecewa, kami sungguh-sungguh mengutuk ada pesantren dijadikan kedok,” ujar Gus Ipul dalam keterangan tertulisnya, dikutip Minggu (10/5/2026).
Menanggapi kejadian tersebut, kata dia, Kementerian Sosial (Kemensos) bergerak cepat menurunkan tim untuk melakukan asesmen dan pendampingan terhadap korban. Gus Ipul menyampaikan proses penanganan dilakukan secara bertahap melalui komunikasi intensif dengan korban dan keluarga.
“Kita asesmen, nanti kita lakukan pembicaraan lebih lanjut dengan keluarganya dan kira-kira apa yang bisa kita berikan dukungan dalam rangka pemberdayaan. Jadi, tim dari Kemensos sudah ada di sana dan kita sedang melakukan dialognya secara bertahap,” jelasnya.