Ganjar Nilai Food Estate Sebaiknya Tak Dipaksakan: Saya Yakin yang Disuruh Nggak Ngerti

Giffar Rivana
Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo meminta lumbung pangan diserahkan kepada ahlinya. (Foto TPN).

JAKARTA, iNews.id – Calon Presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo menilai pembangunan lumbung pangan (food estate) sebaiknya tidak dipaksakan jika tanaman yang ditanam tak cocok dengan kondisi lahan. Swasembada pangan harus diserahkan kepada para petani. 

“Kalau itu untuk ketahanan dan swasembada pangan, kasih lah pada ahlinya, tidak ada di Indonesia ini petani-petani itu menanam singkong tidak tumbuh, tidak. Kalau kita mau bicara singkong, kalau ditanam di tempat, maaf ya, agak asal aja tumbuh, kok itu tidak tumbuh? Saya haqul yakin, yang disuruh itu tidak mengerti,” kata Ganjar, Kamis (25/1/2024).

Ganjar menyebut ada wilayah Indonesia yang memiliki tanah subur seperti di Merauke Papua.

“Kenapa di situ, justru sekarang kecurigaan orang itu tidak tumbuh [singkong], kayunya ke mana?” tanyanya.

Ganjar yang pernah menjadi anggota Komisi IV DPR RI mengatakan, bahwa alasan pembukaan suatu lahan (land clearing) antara lain untuk perkebunan sawit.

Editor : Faieq Hidayat
Artikel Terkait
57 tahun lalu

PDIP Dicap Abu-Abu, Ini Jawaban Ganjar Pranowo

57 tahun lalu

Polisi Bisa Urus Gizi dan Pangan, Wamenkum: Termasuk Fungsi Melayani

57 tahun lalu

BPS Ungkap Produksi Padi dan Jagung Berpotensi Menurun hingga Juli 2026, Ini Penyebabnya

57 tahun lalu

PDIP Dorong Pembahasan RUU Pemilu Dipercepat, Siapkan Tim Khusus

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal