Demi Pertumbuhan Ekonomi, Legislator PKB Usul Warga Sudah Divaksin Diperbolehkan Mudik

Kiswondari Pawiro
Ilustrasi mudik. (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id- Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Nur Yasin memberikan masukan kepada pemerintah terkait kebijakan larangan mudik lebaran tahun 2021. Dia meninta aturan larangan mudik juga memperhatikan pertumbuhan ekonomi.

"Mudik merupakan Budaya Bangsa secara turun temurun yang perlu tetap dilestarikan dan merupakan momentum redistribusi perekonomian untuk lebih menunjang pemerataan perekonomian dari kota besar ke kota kecil," kata Yasin dalam keterangannya, Jumat (2/4/2021).

Nur Yasin memahami bahwa keselamatan jiwa harus diutamakan di atas segalanya. Namun, dia menyarankan pemerintah tidak melarang mudik secara mutlak namun mengizinkan dengan persyaratan yang ketat. 

"Selain itu, dengan adanya pelarangan Mudik, dikhawatirkan akan menyulitkan aparat penegak hukum dalam mengawasi dan menindak pelaranggaran yang terajadi di lapangan," kata Yasin.

Untuk itu, Yasin mengusulkan agar mudik diperbolehkan bagi warga yang sfudah divaksin Covid-19 dosis kedua yang sudah terbentuk antibodi. Tak hanya itu, warga juga tetap harus menaati protokol kesehatan.

"Proses terbentuknya antibodi tersebut berdasarkan grafik yang dikemukakan oleh Greenvit International dan Goodhealth Naturally New Zealand. Ini akan menjadi salah satu cara pemerintah untuk merangsang animo masyarakat untuk melaksanakan vaksinasi," kata Yasin. 

"Lantas untuk apa divaksin kalau masih tetap tidak boleh mudik?" tuturnya.

Editor : Ibnu Hariyanto
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Brutal! Kereta Api Bawa Tentara Pakistan Mudik Idul Adha Dibom, 24 Orang Tewas

57 tahun lalu

KAI: 5 Juta Orang Mudik Naik Kereta pada Lebaran 2026 

57 tahun lalu

Arus Balik H+8, One Way Berlaku dari KM 267 hingga KM 72 Sore Ini

57 tahun lalu

KPK Dapat Info ASN Pakai Mobil Dinas saat Lebaran, Minta Kepala Daerah Evaluasi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal