Delik RCTI: Sampah Berujung Limbah

RCTI
Sampah dengan volume besar memenuhi badan kali hingga beberapa kilometer menimbulkan bau tak sedap. (Foto: RCTI)

JAKARTA, iNews.id - Melihat kasus sampah di Indonesia, limbah yang mendominasi adalah sampah plastik. Sampah-sampah ini tidak hanya ditemukan di darat, tapi juga di aliran sungai hingga laut.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) total sampah pada 2017 sebanyak 65,8 juta ton dan total sampah pada 2018 sebanyak 65,75 juta ton.

Kementerian LHK juga mencatat pada 2016 hingga 2017 sampah plastik mencapai 10,5 juta ton lebih. Di peringkat pertama yaitu sampah organik, antara lain sisa makanan, sampah dapur, sampah pasar dan lainnya.

Seperti yang terjadi di Kali Pisang Batu. Kali tersebut kini dipenuhi tanaman eceng gondok, setelah normalisasi, beberapa saat kemudian sampah justru datang dan memenuhi kali.

Sampah dengan volume besar memenuhi badan kali hingga beberapa kilometer menimbulkan bau tak sedap. Akibat menumpuknya sampah di sungai, membuat sumur-sumur warga ikut tercemar. Sumur yang menjadi sumber utama air warga, kondisinya kini menghitam dan berbau.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Megapolitan
6 hari lalu

Pramono Sesuaikan Operasional RDF Rorotan, Antisipasi Keluhan Warga Sekitar

Megapolitan
13 hari lalu

Pramono Targetkan RDF Rorotan Olah 1.000 Ton Sampah, Pangkas Beban Bantargebang

Nasional
13 hari lalu

Pemprov DKI bakal Perketat Pemilahan Sampah Sebelum Dikirim ke Bantargebang

Megapolitan
14 hari lalu

DLH DKI Pastikan Korban Longsor TPST Bantargebang Dapat Santunan, Biaya Pengobatan Ditanggung

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal