Daftar Kehadiran Rapat Pleno Golkar Digelar di Luar Pagar DPP, Bendahara: Benar-Benar Keterlaluan

Felldy Aslya Utama
DPP Partai Golkar menyediakan daftar kehadiran rapat pleno di luar pagar kantor, Selasa (5/11/2019). (Foto: ist)

JAKARTA, iNews.id - Bendahara Umum Partai Golkar Robert Kardinal terkejut melihat suasana jelang rapat pleno yang digelar di Kantor Dewan Pimpinan Pusat (DPP) Selasa (5/11/2019) malam ini. Keterkejutan Robert karena sejarah tercipta jelang rapat yang akan membahas agenda utama persiapan musyawarah nasional (munas) itu.

Robert mengaku baru kali ini dalam sejarah Partai Golkar daftar kehadiran pengurus pleno Partai Golkar dilakukan di luar pagar gerbang halaman kantor partai. "Benar-benar sudah keterlaluan, masa pengurus partai diperlakukan seperti buruh pabrik," ujarnya dalam keterangan tertulis di Jakarta.

Padahal, dia mengatakan, rapat pleno kali ini merupakan yang pertama setelah setahun lebih. Sebelumnya, Sekretaris Jenderal (Sekjen) Lodewijk Paulus memastikan semua pengurus DPP diundang dalam rapat pleno yang akan membahas musyawarah nasional (munas).

"Ini namanya rapat pleno seluruhnya diundang karena ada rapat pleno, ada rapat harian, ada rapat koorbid. Nah, ini rapat pleno," katanya, di Gedung Nusantara II, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (5/11/2019).

Pernyataan Lodewijk itu sekaligus menepis pernyataan Wakil Koordinator Bidang Pratama DPP Partai Golkar, Bambang Soesatyo (Bamsoet). Ketua MPR itu mengaku tak mendapat undangan menghadiri rapat pleno.

Dia menyampaikan, rapat pleno yang sedianya digelar pukul 19.30 WIB nanti sudah dipastikan hanya membahas satu agenda yakni, pelaksanaan Munas Partai Golkar. "Tentunya acaranya terkait dengan Munas yang akan kita laksanakan. Jadi materinya, materi tunggal tentang persiapan Munas," ujar mantan danjen Kopassus TNI AD ini.

Namun, Lodewijk belum dapat memastikan waktu dan tempat Munas Partai Golkar digelar. Dia mengaku, kesepakatan munas digelar tergantung kesepakatan dalam rapat pleno malam nanti. "Ya nanti kita bicarakan di rapat pleno ini dulu. Perlu ada kesepakatan dengan teman-teman yang lain," katanya.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
4 jam lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Janji Tak Tangani Perkara terkait Golkar

Nasional
7 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Posisi di DPR Diganti Anaknya?

Nasional
8 hari lalu

Adies Kadir Jadi Hakim MK, Bahlil: Kita Wakafkan ke Negara

Nasional
10 hari lalu

Diusulkan Jadi Hakim MK, Adies Kadir Mundur dari Golkar 

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal