Jika kas negara dari sektor pajak tidak mampu menutupi beban tersebut, maka otomatis anggaran belanja di periode selanjutnya harus diturunkan. Keberlanjutan belanja pemerintah yang tinggi tersebut diprediksi akan menemui tantangan berat pada sisa tahun berjalan.
Perlambatan ekonomi global berpotensi memberikan tekanan pada kapasitas fiskal nasional untuk terus melakukan ekspansi anggaran secara berkelanjutan di kuartal-kuartal berikutnya.
"Mungkin di quarter 2, 3, dan 4, growth dari government spending-nya enggak mungkin di 22 persen. Maka kita akan mulai mengalami deceleration dari ekonomi domestik," ucapnya.
Meski deselerasi ekonomi diprediksi mulai terasa, fondasi yang sudah terbentuk di awal tahun tetap menjadi modal penting bagi Indonesia. Sinergi antara konsumsi rumah tangga dan manajemen fiskal yang disiplin tetap menjadi kunci utama agar ekonomi nasional tetap tangguh menghadapi dinamika pasar yang dinamis hingga pengujung tahun.