Chatib Basri Bongkar Biang Kerok Rupiah Tertekan, Kredibilitas Fiskal Jadi Sorotan

Rohman Wibowo
Chatib Basri menyebut, persepsi pasar terhadap risiko keuangan negara atau kredibilitas fiskal memegang peranan terhadap nilai tukar rupiah. (Foto: tangkapan layar)

JAKARTA, iNews.id - Nilai tukar rupiah terhadap dolar AS terus menunjukkan tren fluktuatif di tengah dinamika ekonomi global yang penuh ketidakpastian. Meski fundamental ekonomi nasional diklaim tetap kokoh, tekanan pada mata uang Garuda menimbulkan pertanyaan besar terkait penyebab utama di balik pelemahan yang terjadi.

Ekonom senior sekaligus mantan Menteri Keuangan, Chatib Basri menilai, anjloknya nilai tukar rupiah tidak bisa hanya dilihat dari faktor fundamental ekspor-impor atau pertumbuhan ekonomi semata. 

Melalui analisis data secara kausalitas, dia menemukan bahwa faktor persepsi pasar terhadap risiko keuangan negara atau kredibilitas fiskal memegang peranan yang jauh lebih dominan.

"Yang bisa menjelaskan pelemahan Rupiah faktor yang paling besar itu adalah risiko dari fiskal, di mana sekitar 23 persen pelemahannya sebetulnya bisa dijelaskan oleh pergerakan Credit Default Swap (CDS)," ujar Chatib dalam acara Grab Business Forum di Shangri-La Hotel, Jakarta, Selasa (9/6/2026).

Berdasarkan data tersebut, pelemahan rupiah rupanya sangat sensitif terhadap indikator CDS atau instrumen asuransi terhadap risiko gagal bayar utang, yang mencerminkan tingkat kepercayaan investor. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gubernur BI Ungkap 4 Paket Operasi Moneter untuk Jaga Nilai Tukar Rupiah

57 tahun lalu

Rupiah Makin Anjlok Sore Ini, Ditutup ke Rp18.187 per Dolar AS

57 tahun lalu

Rupiah Tembus Rp18.000, Ukuran Tahu di Depok Berkurang 2 Sentimeter

57 tahun lalu

Bukan Hanya Rupiah, Won Korea Tersungkur Hadapi Dolar AS: Terburuk sejak 17 Tahun

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal