Catatan TPN soal Evaluasi Debat Cawapres: Penghinaan Gelar Profesor Mahfud MD

Nur Khabibi
TPN Ganjar-Mahfud akan menyampaikan sejumlah catatan terkait evaluasi debat cawapres ke KPU, salah satunya terkait penghinaan gelar akademis Mahfud MD. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Tim Pemenangan Nasional (TPN) Ganjar-Mahfud akan menyampaikan sejumlah catatan terkait evaluasi debat cawapres ke Komisi Pemilihan Umum (KPU), Rabu (24/1/2024). Salah satunya terkait penghinaan gelar akademis Cawapres Nomor Urut 3 Mahfud MD.

"Substansi terkait penghinaan secara personal terkait gelar profesor Prof Mahfud MD," kata Liaison Officer (LO) TPN Ganjar-Mahfud, Lisa Elfena saat dihubungi iNews.id, Rabu (24/1/2024).

Selain itu, TPN juga akan menyampaikan catatan evaluasi berupa pendukung paslon yang membawa alat peraga kampanye (APK) saat pelaksanaan debat keempat berupa lighstick. 

Tak hanya itu, TPN juga menyoroti yel-yel pendukung paslon nomor urut 2 yang dinilai melecehkan dan mengintimidasi paslon lain.

"Kami akan sampaikan apa saja yang menjadi catatan evaluasi pelaksanaan debat keempat kemarin, terkait hal teknis hingga substansi," kata 

Berikut daftar lengkap catatan TPN Ganjar-Mahfud terkait evaluasi debat keempat Pilpres 2024.

1. Live di ruang holding paslon yang sudah ada team coaching-nya.
2. Doorstop ketika paslon keluar menuju konpers.
3. ⁠Meja podium white acrylics meski akhirnya diganti.
4. Teknis panggung harus jelas dan koordinasi jelas.
5. Pendukung paslon 2 tidak tertib, APK lightstick.
6. Serangan personal atau hinaan kepada Prof Mahfud tidak seharusnya terjadi (penghinaan gelar akademik profesor).
7. Paslon keluar dari podium. 
8. Akses ke holding room tidak dijaga dari sisi penonton.
9. Toilet paslon digunakan juga untuk umum.
10. ⁠Moderator tidak mengingatkan ketika ada istilah yang keluar dari materi debat (greenflation merupakan materi ekonomi).
11. Yel-yel pendukung paslon 2 yang melecehkan dan mengintimidasi paslon lain.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Selingkuh dengan Bawahan, Anggota KPU Ogan Komering Ulu Timur Dipecat!

57 tahun lalu

MK Putuskan Parpol Tak Penuhi Kuota 30 Persen Caleg Perempuan Gugur dari Dapil

57 tahun lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

57 tahun lalu

Komisi Reformasi Ingin Polri Tinggalkan Gaya Militer, Jangan Hedonis

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal