"Berdasarkan kecukupan bukti permulaan yang diperoleh, diputuskan perkara ini naik ke tahap penyidikan, untuk kemudian menetapkan para pihak sebagai tersangkanya," ujar Budi, Selasa (9/6/2026).
Dalam operasi senyap tersebut, KPK turut menyita uang ratusan juta sebagai barang bukti.
"Untuk barang bukti, sejauh ini terinformasi ada uang tunai senilai ratusan juta rupiah," kata Budi.
Budi belum menjelaskan uang tunai senilai ratusan juta yang disita itu terkait tindakan apa.
Selain Bupati Edison, empat orang yang tertangkap berasal dari Pemerintah Kabupaten Muara Enim.
Sementara lima orang lainnya merupakan pihak swasta. Kesepuluh orang ini tertangkap di dua lokasi yang berbeda, yakni Jakarta dan Sumatera Selatan.