BNPB Sebut Perubahan Iklim Tingkatkan Potensi Bencana: Sangat Drastis dan Ekstrem

Binti Mufarida
BNPB menyebut perubahan iklim meningkatkan potensi bencana di dunia. (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) Letjen TNI Suharyanto mengatakan perubahan iklim yang terjadi di dunia secara nyata telah meningkatkan potensi kejadian bencana. Menurutnya peningkatan bencana itu juga dirasakan di Indonesia.

Hal tersebut diungkapkan saat memberikan sambutan pada Rapat Koordinasi Nasional Lembaga Penanggulangan Bencana dan Perubahan Iklim Nahdlatul Ulama (LPBI NU) yang dihelat di Pondok Pesantren Alhamidiah, Depok, Jawa Barat.

“Perubahan iklim terbukti meningkatkan frekuensi kejadian bencana dengan sangat drastis dan lebih ekstrem,” ujar Suharyanto dikutip Minggu (4/6/2023).

Dia mengungkap 1.675 kejadian bencana terjadi sejak Januari 2023. Sebanyak 99,1 persen merupakan kejadian bencana akibat hidrometeorologi atau berkaitan dengan iklim dan cuaca.

“Kejadian benaca didominasi oleh bencana hidrometeorologi sebesar 99,1 persen dengan rincian 92,5 persen adalah bencana hidrometeorologi basah dan 6,6 persen merupakan bencana hidrometeorologi kering. Sisanya merupakan bencana geologi dan vulkanologi,” kata Suharyanto.

Menurutnya, tren kenaikan anomali suhu rata-rata global berbanding lurus dengan peningkatan frekuensi kejadian bencana jika melihat data bencana terkait iklim dengan dampak signifikan di tingkat global khususnya sejak tahun 1961. 

“Hal yang sama dengan data bencana di Indonesia, tren kenaikan jumlah kejadian bencana alam dalam mengalami kenaikan hingga 82 persen jika dilihat dari tahun 2010 hingga 2022,” ucap Suharyanto.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Update Gempa M6,7 Palu Sulteng: 1 Orang Tewas, 312 Warga Terdampak

57 tahun lalu

Kekeringan Landa Kabupaten Bekasi, BNPB: 800 Warga Kesulitan Air Bersih

57 tahun lalu

Gempa M6,7 Guncang Palu Sulteng, Sejumlah Bangunan Rusak

57 tahun lalu

BNPB Ungkap Sebaran Karhutla di RI, Sumatra dan Kalimantan Jadi Titik Terparah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal