BMKG Catat Tsunami Terjang Sejumlah Wilayah di RI usai Gempa M7,7 Filipina, Tertinggi 0,75 Meter 

Binti Mufarida
Ilustrasi tsunami terjang sejumlah wilayah di RI usai gempa M7,7 Filipina. (Foto: Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mencatat sejumlah daerah di Indonesia diterjang tsunami pascagempa bumi di Mindanao, Filipina pada Senin (8/6/2026) pukul 06.37 WIB. Gelombang tsunami tertinggi yang menerjang Indonesia mencapai 0,75 meter. 

Kepala BMKG, Teuku Faisal Fathani, menjelaskan bahwa gempa bumi ini terjadi pada koordinat 1,25° LU; 126,27° BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 244 km barat laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 47 km. 

Berdasarkan lokasi episenter dan kedalamannya, gempa ini berjenis dangkal akibat aktivitas subduksi lempeng dengan mekanisme pergerakan naik (thrust fault). 

“Hasil pemantauan BMKG, terjadi kenaikan tinggi muka air laut di sejumlah wilayah, di antaranya Loloda pada 07.20 WIB dengan ketinggian 0,09 m, serta pada pukul 07.27 WIB di Ulu Siau setinggi 0,18 m dan Melonguane setinggi 0,32 m,” kata Faisal di Gedung MHEWS BMKG. 

Selanjutnya, sensor tide gauge di Tahuna mendeteksi kenaikan air setinggi 0,3 m pada pukul 06.58 WIB, disusul wilayah Paleleh yang mencatat ketinggian 0,45 m pada pukul 07.34 WIB.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Korban Tewas Gempa M7,8 Filipina Jadi 37 Orang, 400 Lebih Luka

57 tahun lalu

Update Gempa Besar M7,8 di Filipina: 32 Orang Tewas, Sejumlah Bangunan Roboh

57 tahun lalu

Gempa M7,8 Filipina Lumpuhkan Bandara General Santos, 17 Penerbangan Dibatalkan!

57 tahun lalu

Gempa M7,8 Guncang Filipina, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal