Basarnas Tidak Tangkap Sinyal Darurat dari Sriwijaya Air SJ182 saat Hilang Kontak

muhammad rizky
Basarnas tak menangkap sinyal darurat dari Sriwijaya Air SJ182 saat hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Deputi Operasi Pencarian dan Pertolongan Basarnas, Mayjen Bambang Suryo Aji mengatakan pihaknya tidak menangkap sinyal darurat atau Emergency Locator Transmitter (ELT) dari Sriwijaya Air SJ182 saat hilang kontak di perairan Kepulauan Seribu. Menurutnya setiap pesawat komersial di Indonesia wajib dilengkapi dengan ELT tersebut.

Menurut Bambang, setiap pesawat yang hilang kontak akan segera memancarkan sinyal darurat dan akan diterima Basarnas. Namun dia menjelaskan hal tersebut tak terjadi dalam kejadian jatuhnya pesawat Sriwijaya Air SJ182.

"Basarnas ini memiliki lokal unit transmiter yang bisa menangkap sinyal marabahaya baik dari radio yang digunakan pesawat yaitu ELT maupun yang digunakan kapal," kata Bambang saat konferensi pers, Minggu (10/1/2021) dini hari.

Lebih lanjut, Bambang menjelaskan Basarnas akan menerima sinyal darurat dari ELT jika pesawat mengalami benturan. Oleh sebab itu Basarnas akan menyelidiki kejadian tersebut.

"Karena seluruh pesawat itu sudah teregistrasi ELT-nya (ke Basarnas), ini akan kita cek kenapa tidak memancarkan," ujarnya.

Editor : Rizal Bomantama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Viral Ada Pengikat Kabel di Baling-Baling Pesawat, Wings Air: Bukan Kerusakan

57 tahun lalu

Tak Layak Konsumsi, 19 Kg Jeroan Hewan Kurban di Kepulauan Seribu Dimusnahkan

57 tahun lalu

49 Hewan Kurban Dikirim ke Kepulauan Seribu, Sapi hingga Domba Naik Kapal

57 tahun lalu

Kemenhub Izinkan Fuel Surcharge Naik, Harga Tiket Pesawat ke Bali Tembus Rp2,38 Juta

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal