JAKARTA, iNews.id - Relawan Presiden ke-7 RI Joko Widodo (Jokowi) sekaligus Ketua Umum Jokowi Mania Nusantara Bersatu, Andi Azwan merespons klaim Roy Suryo cs terkait format ukuran salinan ijazah Jokowi berbeda antara 2014 dan 2019. Dia menilai persoalan ukuran itu tidak masuk akal untuk dipermasalahkan.
Sebab, kata dia, masalah tersebut jauh dari substansi pembahasan dan polemik ijazah Jokowi yang tengah bergulir saat ini.
“Ini sesuatu hal yang enggak masuk akal untuk membicarakan masalah ukuran,” ujar Andi dalam program Rakyat Bersuara bertema 'Salinan Ijazah Lengkap, Babak Baru Terungkap?' di iNews, Selasa (17/2/2026).
Dia menegaskan tidak ada perbedaan format ukuran ijazah Jokowi pada 2014 dan 2019. Dia menjelaskan keduanya merupakan dokumen yang sama, hanya saja dengan dua sistem input yang berbeda.
Dia mengatakan salinan ijazah tersebut diinput secara manual berdasarkan fotokopi ijazah pada 2014. Sementara pada 2019, salinan ijazah tersebut diinput melalui aplikasi Sistem Informasi Pencalonan (Silon) milik KPU.
“Kita ketahui ya bahwasanya 2014, 2019, 2014 itu fotokopi karena belum ada Silon, di-upload gitu lho sistem informasi calon,” jelas dia.