Antisipasi Keganasan KKB Papua, Penduduk di Zona Bahaya Diminta Dievakuasi 

Irfan Maa ruf
Komisioner Komnas HAM, Beka Ulung Hapsara. (Foto: Jonathan Simanjuntak).

JAKARTA, iNews.id - Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) meminta kepada pihak berwajib agar mengevakuasi penduduk sipil dari kawasan zona berbahaya di Kabupaten Puncak, Papua. Evakuasi tersebut dinilai agar tidak menjadi korban keganasan Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB). 

Komisioner Komnas HAM Beka Ulung Hapsara mengatakan, pemerintah daerah harus mengidentifikasi penduduk yang berada di lokasi tersebut untuk dipindahkan. Selain itu, kata dia setiap penduduk juga harus dipastikan kebutuhan dasarnya. 

"Memastikan penduduk sipil berada di zona aman. Selain memastikan pemerintah daerah mengidentifikasi dan memenuhi kebutuhan dasar warga," ujar Beka Ulung di Jakarta, Jumat (4/6/2021). 

Menurutnya, upaya dialog dengan KKB juga perlu dilakukan dalam rangka meredam bentrokan yang dapat menimbulkan korban jiwa. "Para pihak yang memiliki otoritas dan pengambil kebijakan terus mengupayakan jeda kemanusiaan dan dialog supaya suasana damai terbangun," ucapnya.

Diketahui, keganasan KKB semakin menjadi setelah mengusai bandara dan terbaru menembak mati lima orang, yakni kepala kampung dan para anggota keluarganya.

Kasatgas Humas Operasi Nemangkawi, Kombes Pol Iqbal Alqudussy mengatakan, tim gabungan belum bisa menjangkau lokasi karena kontak tembak terjadi di sekitar Bandara Aminggaru Ilaga.

"Saat ini korban masih berada di Eromaga, belum bisa dievakuasi," katanya, Jumat (4/6/2021).

Editor : Kurnia Illahi
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polisi Selidiki Laporan Dugaan Kasus Intimidasi Hercules ke Ilma Sani

57 tahun lalu

Update Kecelakaan Kapal di Perairan Malaysia: 7 WNI Meninggal, 7 Masih Hilang

57 tahun lalu

Menteri HAM Natalius Pigai: 20 Orang Tewas dalam Sebulan di Papua

57 tahun lalu

Ditpolairud Polda Metro Evakuasi 11 Pemancing Nyaris Tenggalam usai Kapal Bocor di Tanjung Priok

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal