AHY: Gerakan Kudeta Partai Demokrat Masih Terjadi Pakai Pola Kuno

Donald Karouw
Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY). (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Ketua Umum Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) mengungkap upaya kudeta Gerakan Pengambilalihan Kepemimpinan Partai Demokrat (GPK-PD) secara ilegal dan inkonstitusional masih terjadi hingga saat ini. Cara yang dilakukan menggunakan pola kuno.

AHY membeberkan, pola pertama kudeta dengan berupaya untuk mempengaruhi para pemilik suara. Langkah ini tidak berhasil, namun mereka mencoba mempengaruhi pengurus DPD dan DPC. Tidak berhasil juga, lalu mereka mencoba mempengaruhi mantan pengurus yang kecewa dan mengklaim itu merepresentasikan pemilik suara.

"Kedua, berupaya mencoba mempengaruhi kita semua dengan mengklaim telah berhasil mengumpulkan suara sekian puluh bahkan sekian ratus suara, padahal itu hoaks dan tipuan belaka," ujar AHY dalam keterangannya, Rabu (17/2/2021) malam.

Kemudian, mereka juga menggunakan alasan KLB karena faktor internal, padahal persoalannya adalah eksternal, yakni kelompok ini sangat menginginkan seseorang sebagai Capres 2024 dengan jalan menjadi Ketua Umum PD melalui KLB. 

"Terhadap hal itu, saya sudah mendapatkan sinyal Bapak Presiden tidak tahu menahu tentang keterlibatan salah satu bawahannya. Ini hanya akal-akalan kelompok GPK-PD untuk menakut-nakuti para kader. Hubungan Pak SBY dan Pak Jokowi cukup baik. Tapi kelompok ini berusaha memecah belah hubungan yang telah terjalin dengan baik itu," katanya.

Editor : Donald Karouw
Artikel Terkait
6 hari lalu

Heboh! 100 Lebih Politisi Demokrat di DPR AS Tolak Bantuan Militer untuk Israel

31 hari lalu

AHY: Oposisi Harus Konstruktif dan Beri Solusi, Tak Boleh Pecah Belah Bangsa

2 bulan lalu

Demokrat Jakarta Tindak Lanjuti Instruksi AHY, Salurkan 2.000 Paket Daging Kurban

2 bulan lalu

Partai Demokrat Kurbankan 63 Ekor Sapi, Ada Milik SBY hingga AHY

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal