9 Perbedaan Negara Demokrasi dan Otoriter, dari Periode Kekuasaan hingga Sistemnya

Chalimatu Sadiyah Aljauza
perbedaan negara demokrasi dan otoriter (Freepik)

JAKARTA, iNews.id - Kalian pasti pernah mempelajari tentang perbedaan negara demokrasi dan otoriter. Berikut informasi detail dari periode kekuasaan hingga sistem pemerintahannya untuk diketahui.

Apa yang Dimaksud dengan Negara Otoriter dan Demokrasi?

Secara etimologis, kata demokrasi berasal dari bahasa Yunani yang artinya berasal dari dua kata, yaitu demos yang memiliki arti rakyat dan cratein yang memiliki arti kekuasaan dan kedaulatan. Alhasil, dua kata ini memiliki arti pemerintahan rakyat.

Dengan begitu, demokrasi adalah kekuasaan tertinggi terletak di tangan rakyat dan dilakukan secara langsung oleh rakyat atau melalui para wakil mereka melalui mekanisme pemilihan yang berlangsung secara bebas. 

Suatu negara dapat dikatakan sebagai negara demokrasi jika memiliki dua asas pokok, di antaranya adalah : 

a.Pengakuan hak asasi manusia sebagai penghargaan atas martabat yang dapat terwujud di dalam tindakan-tindakan pemerintahan untuk melindungi hak-hak asasi manusia.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

KSP Dudung Pastikan Pemerintah Beri Ruang ke Publik untuk Sampaikan Kritik

57 tahun lalu

Prabowo Jamin Indonesia Tetap Negara Demokrasi: Saya Dipilih 90 Juta Rakyat dalam Pemilu

57 tahun lalu

Projo: Tokoh Politik Harus Contoh Jokowi yang Rajin Menyapa Rakyat

57 tahun lalu

Partai Perindo Jakarta Audiensi dengan KPU DKI, Dorong Pendidikan Politik dan Representasi Bermakna

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal