JAKARTA, iNews.id - Perayaan Tahun Baru Imlek selalu diramaikan dengan makanan-makanan khas pembawa keberuntungan yang sama. Setiap makanan tradisional Tiongkok tersebut memiliki filosofi dan makna yang berbeda mengenai keberuntungan.
Berikut makanan pembawa keberuntungan yang harus disantap kala merayakan Tahun Baru Imlek menurut berbagai sumber :
Pangsit adalah makanan keberuntungan tradisional di China dan menjadi populer di seluruh dunia sekarang. Selama 1.800 tahun, pangsit tidak hanya menjadi makanan pokok masyarakat di Tiongkok Utara, tetapi juga hidangan penting di berbagai festival, terutama di Tahun Baru Imlek.
Masyarakat Tionghoa mempercayai bahwa menu satu ini memiliki arti sebagai simbolkemakmuran dan kesejahteraan. Bentuk dari pangsit tersebut menyerupai bentuk uang kuno pada masa lampau di daratan Cina.
Mereka biasanya menyembunyikan koin keberuntungan di pangsit dan seseorang yang menemukannya maka mendapatkan keberuntungan terbaik dan kekayaan besar di tahun mendatang. Biasanya pangsit ini dimasak dengan cara dikukus yang sudah dialasi menggunakan daun pisang atau aluminium foil.
Berdasarkan pelafalannya, ikan menurut bahasa China adalah ‘Yu’, yang berarti kelebihan dan keberuntungan. Sehingga ada ucapan pemberkatan sebagai ‘Nian Nian You Yu’ dalam bahasa China yang artinya ‘Semoga Anda memiliki pendapatan dan panen yang melimpah setiap tahun’.
Bahkan pada zaman China kuno, ikan juga dianggap memiliki fungsi pengusiran setan. Biasanya masyarakat Tionghoa menggunakan ikan mas, dan lele yang dikukus untuk disajikan pada Tahun Baru Imlek karena ikan tersebut diharapkan akan membawa keberuntungan, keberkahan bagi orang-orang, dan kehidupan yang kaya.
Perlu diketahui, ada beberapa aturan makan ikan di Tahun Baru Imlek, di antaranya adalah tidak diperbolehkan membalikkan ikan setelah selesai makan satu sisi. Dalam budaya China, hal itu akan menimbulkan kesialan.
Aturan kedua, kepala ikan perlu diletakkan di hadapan orang yang lebih tua atau tamu terhormat untuk menunjukkan rasa hormat. Beberapa orang di China selatan hanya memakan bagian tengah ikan pada malam tahun baru, meninggalkan kepala dan ekornya keesokan harinya untuk melambangkan kelengkapan.
Ronde merupakan makanan Tahun Baru Imlek yang membawa keberuntungan. Berbeda dengan pangsit, adonan Tangyuan terbuat dari bubuk beras ketan dengan isian seperti kacang, gula merah, dan segala jenis buah-buahan dan kacang-kacangan.
Ada dua jenis bola-bola ronde ini, yaitu Tangyuan di China selatan dan Yuanxiao di China utara. Bola-bola ronde manis ini disajikan dengan cara direbus. Bentuk bulat dari ronde tersebut melambangkan kelengkapan dan reuni keluarga.
Mi membawa keberuntungan ini biasa disebut dengan Mi Panjang Umur yang disajikan saat Tahun Baru Imlek. Mi panjang ini dibuat oleh satu adonan mi yang tidak terputus.
Biasanya, orang harus memakannya dari awal sampai akhir dan jangan memutuskan mi saat makan. Sebab, jika mi itu terputus, maka keinginan baik akan hancur.
Makan Mi Panjang Umur di tahun baru melambangkan bahwa semuanya akan lancar di tahun yang akan datang.