Untuk itu, dia mengingatkan jemaah agar menjalankan ibadah sesuai kemampuan dan mengutamakan keselamatan.
“Pesan kami yang paling penting adalah kesehatan dan keselamatan. Jangan memaksakan diri. Nikmati ibadah sebagaimana mestinya dan sewajarnya,” tuturnya.
Selain itu, Dahnil memastikan layanan akomodasi yang disiapkan bagi jemaah di Madinah berada pada lokasi yang relatif dekat dengan Masjid Nabawi. Kondisi tersebut diharapkan dapat membantu jemaah beribadah dengan lebih nyaman tanpa harus mengeluarkan energi berlebihan.
“Semua jemaah di Madinah mendapatkan hotel yang dekat. Ada yang hanya sekitar 50 meter dari Masjid Nabawi, sementara yang lain berada di kawasan Markaziyah yang juga dekat dan mudah dijangkau,” ucapnya.
Dahnil menyebut, Madinah menjadi kesempatan bagi jemaah untuk menikmati suasana ibadah yang lebih tenang setelah menjalani fase-fase puncak haji. Jemaah juga akan mendapatkan fasilitas untuk melaksanakan ziarah ke Raudhah sesuai jadwal yang telah diatur petugas.
“Kami berharap jemaah bisa menikmati suasana Madinah, memperbanyak ibadah dengan tenang, serta memanfaatkan kesempatan berziarah ke Raudhah dengan baik. Yang terpenting, kesehatan tetap terjaga hingga kembali ke Tanah Air,” tuturnya.