5 WNI Kembali Disandera Abu Sayyaf, Mahfud MD Cari Solusi Jangka Panjang

Okezone
Antara
Menko Polhukam Mahfud MD usai menghadiri acara Seminar Nasional BPIP di Jakarta, Minggu (22/12/2019). (Foto: iNews.id/Felldy Utama).

JAKARTA, iNews.id - Kelompok pemberontak Abu Sayyaf kembali menculik lima warga negara Indonesia (WNI) pada Kamis, 16 Januari 2020 malam. Kelima nelayan itu diculik saat melaut di Perairan Lahad Datu, Sabah, Malaysia.

Menteri Koordinator Politik, Hukum dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD mengaku pemerintah sedang membahas langkah-langkah penyelesaian jangka panjang setelah WNI kembali disandera Abu Sayyaf.

"Kita masih bicarakan langkah-langkahnya. Kita ingin menyelesaikan bukan sekadar yang lima (WNI) itu karena sudah terjadi berkali-kali. Nanti yang lima ini selesai, ada lagi," katanya di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (21/1/2020).

BACA JUGA: Abu Sayyaf Lagi-Lagi Sandera 5 WNI, Satu Pelaku Tewas Ditembak Tentara Filipina

Mahfud mengatakan, sembari memikirkan langkah-langkah jangka panjang, upaya-upaya lain juga tetap dilakukan seperti pengintaian. Hal itu dilakukan untuk mencari kebenaran nelayan yang menjadi sandera.

Editor : Djibril Muhammad
Artikel Terkait
Nasional
12 jam lalu

Mahfud MD Usul Ambang Batas Parlemen Dihapus, Soroti 17 Juta Suara Pemilu 2024 Terbuang

Nasional
1 hari lalu

1 WNI Sindikat Judol Internasional di Hayam Wuruk Pernah Kerja di Kamboja

Nasional
1 hari lalu

1 WNI Sindikat Judol di Hayam Wuruk Ditahan di Bareskrim Polri

Nasional
1 hari lalu

Polri Ungkap Peran WNI di Sindikat Judol Internasional: Jadi Customer Service

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal