3 Mahasiswa Unsoed Sukses Tapaki Puncak Aconcagua di Argentina

Donald Karouw
Anggota Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed) berpose saat berhasil mencapai puncak Gunung Aconcagua (6.961 mdpl), Argentina, Senin (17/12/2018). (Foto-foto: Unsoed)

JAKARTA, iNews.id – Anggota Unit Pandu Lingkungan Mahasiswa Pencinta Alam Universitas Jenderal Soedirman (UPL MPA Unsoed) berhasil menapaki puncak Gunung Aconcagua di Argentina. Prestasi tersebut diharapkan bisa dilanjutkan dengan kesuksesan dalam mencapai misi seven summits alias pendakian puncak tertinggi di tujuh benua di masa mendatang.

“Untuk melanjutkan cita-cita anggota terdahulu, anggota UPL MPA Unsoed Purwokerto, Jawa Tengah, bertekad menggapai seven summits,” ujar Profesor Hibnu Nugroho selaku pembina UPL MPA Unsoed melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Kamis (20/12/2018).

Koordinator Sistem Informasi Unsoed, Alief Einstein menjelaskan, anggota UPL MPA yang tergabung dalam atlet BRI Soedirman Expedition VII berhasil menapaki puncak Aconcagua (ketinggian 6.961 meter di atas permukaan laut/mdpl), Argentina, pada 17 Desember 2018 waktu setempat.

Perjalanan selama 16 hari menuju puncak tertinggi di Benua Amerika Selatan itu dimulai dari Panitetes. Kemudian menuju ke kamp Plaza de Mulas (4.370 mdpl). Di sana, tim UPL MPA Unsoed beberapa kali melakukan res day sebelum melanjutkan perjalanan ke kamp selanjunya yaitu kamp Canada (5.000 mdpl).


Menurut rencana operasional sebelumnya, tim sedianya akan melakukan summit (menapaki puncak gunung) pada 16 Desember 2018. Namun, karena kendala cuaca yang kurang stabil, akhirnya tim bersama guide (pemandu jalan) memutuskan untuk melakukan summit sehari setelahnya, yakni 17 Desember 2018. “Sepanjang jalur pendakian, tim selalu melakukan aklimatisasi guna menstabilkan kondisi tubuh,” kata Alief.

Setelah beranjak dari kamp Canada atau kamp 1, pada 15 Desember 2018, tim berhasil mencapai kamp Alaska (5.200 mdpl) dan kemudian langsung melanjutkan perjalanan ke kamp Nido de Conderes (5.570 mdpl) atau kamp 2. Keesokan harinya, pada 16 Desember 2018, tim bergegas melanjutkan perjalanan menuju kamp 3 atau kamp terakhir yaitu kamp Colera (6.000 mdpl). Tim sempat diterjang badai dan angin kencang saat menuju kamp selanjutnya.

Setelah kamp Colera, perjalanan pun dilanjutkan ke Independencia (6.300 mdpl), jalur yang sudah begitu dekat dengan puncak Aconcagua. Akhirnya, pada 17 Desember 2018, tepat pada pukul 14.58 waktu Argentina atau 18 Desember pukul 00.58 WIB, tim atlet BRI Soedirman Expedition VII berhasil mengibarkan Bendera Merah Putih, bendera almamater Universitas Jenderal Soedirman, dan panji UPL MPA Unsoed di puncak Aconcagua (6.961 mdpl).

Tim atlet yang terdiri atas Mohammad Ridho Ashari, Ningam Syukri, dan Miftakhur Rizky itu, juga berhasil bermain kesenian wayang khas Banyumas, Jawa Tengah, di Puncak Aconcagua. Permainan wayang tersebut berceritakan tentang Babat Sungai Serayu. “Summit ini juga dipersembahkan untuk hadiah ulang tahun PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk di hari jadinya yang ke 123 tahun,” ucap Alief.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

BRI Resmikan Kick-Off Desa BRILiaN 2026, Fokus Penguatan SDM dan Transformasi Desa 5.0

57 tahun lalu

ICC Unsoed 2026, OVO Ajak Mahasiswa Melek Finansial di Era Digital

57 tahun lalu

Booth iReporter Hari Kedua ICC Unsoed Makin Ramai, Mahasiswa Antusias Coba Jadi Reporter

57 tahun lalu

iNews Campus Connect di Unsoed, Mahasiswa Diingatkan Risiko Pinjol hingga Literasi Digital

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal