2 Calon Manajer Kopdes-Kampung Nelayan Meninggal saat Latihan Militer, Ini Respons Istana

Binti Mufarida
Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro. (Foto: Binti Mufarida)

JAKARTA, iNews.id - Istana buka suara soal dua peserta Program Sarjana Penggerak Pembangunan Indonesia (SPPI) calon pengelola Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) dan Kampung Nelayan Merah Putih (KNMP) yang meninggal dunia saat mengikuti Latihan Dasar Kemiliteran (Latsarmil). Wakil Menteri Sekretaris Negara (Wamensesneg) Juri Ardiantoro mengatakan penjelasan mengenai kejadian itu telah disampaikan Kementerian Pertahanan (Kemhan).

“Kan sudah dijelaskan oleh Kemhan kan,” kata Juri di Kompleks Istana Kepresidenan, Jakarta, Rabu (24/6/2026).

Saat ditanya mengenai kemungkinan adanya evaluasi, Juri menegaskan langkah mitigasi akan disesuaikan dengan kebutuhan program yang dijalankan.

“Mitigasinya tentu berbeda antara program Koperasi Merah Putih-nya, kemudian penyediaan sumber daya untuk mengelola itu,” ujarnya.

Juri menambahkan, penanganan insiden yang terjadi akan dilakukan secara optimal tanpa mengganggu keberlanjutan program pemerintah tersebut.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

2 Peserta Latsarmil Kopdes dan Kampung Nelayan Meninggal, Kemhan Buka Suara

57 tahun lalu

Peserta SPPI Kopdes Tewas saat Latsarmil di Balikpapan, Ini Kata Kemhan

57 tahun lalu

Yusril Sebut Ombudsman Ikut Awasi Program Kopdes Merah Putih meski Anggaran Terbatas

57 tahun lalu

Gibran Ajak Mahasiswa Kunker ke Papua hingga Ende, Cek Program MBG dan Kopdes Merah Putih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal