Pramono Soroti Penyalahgunaan KJP jelang Ramadan, Tegaskan Larangan Digadaikan

Danandaya Arya Putra
Gubernur DKI Jakarta, Pramono Anung. (Foto: Jonathan Simanjuntak)

JAKARTA, iNews.id - Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menyoroti praktik penggadaian Kartu Jakarta pintar (KJP) yang marak terjadi menjelang Ramadan. Dia segera berkoordinasi dengan Dinas Pendidikan DKI Jakarta untuk mencegah praktik tersebut.

"Khusus untuk KJP, segera saya akan koordinasi dengan Dinas Pendidikan untuk tidak digadaikan," ujar Pramono di Jakarta Barat, Kamis (12/2/2026). 

Dia menjelaskan KJP bertujuan untuk mengubah ekonomi masyarakat kurang mampu. Maka dari itu, Pramono meminta agar program bantuan ini tidak disalahgunakan.

"Karena KJP ini adalah hal yang prinsip untuk bisa mengubah kehidupan masyarakat terutama di lapis terbawah," kata Pramono.

Dia meyakini program bantuan seperti KJP, Kartu Jakarta Mahasiswa Unggul (KJMU) hingga pemutihan ijazah telah berdampak positif bagi masyarakat. Sebab, data Badan Pusat Statistik (BPS) mengungkapkan sejumlah indikator berkaitan dengan kesejahteraan meningkat.

"Badan Pusat Statistik, semua indikator kita berkaitan dengan kemiskinan, stunting, dan sebagainya mengalami perbaikan. Saya meyakini itu karena ada KJP, KJMU, pemutihan ijazah, dan sebagainya," ujarnya.

Editor : Rizky Agustian
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Pasar Jaya Jamin Stok Pangan di DKI Aman jelang Ramadan, Siapkan Paket Sembako Murah

57 tahun lalu

Pemprov DKI Jakarta Pastikan Stok Pangan Aman Jelang Ramadan

57 tahun lalu

Pramono Jamin Harga Pangan Aman saat Ramadan: Cadangannya Mencukupi

57 tahun lalu

Pramono Waspadai Kenaikan Harga Minyak Goreng dan Cabai saat Ramadan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal