Ketua dan Bendahara NPCI Bekasi Jadi Tersangka Korupsi Dana Hibah Atlet Difabel Rp7,1 Miliar

Riyan Rizki Roshali
Ketua dan Bendara NPCI Bekasi ditetapkan sebagai tersangka korupsi dana hibah atlet difabel Bekasi Rp7,1 miliar. (Foto: ist)

JAKARTA , iNews.id - Polisi menetapkan Ketua dan Bendahara National Paralympic Committee Indonesia (NPCI) Kabupaten Bekasi, yakni KD dan NY jadi tersangka korupsi dana hibah atlet difabel di Kabupaten Bekasi. Adapun, kerugian akibat korupsi tersebut mencapai Rp7,1 miliar.

“Kerugian Keuangan Negara sebesar Rp7.117.660.158 berdasarkan penghitungan kerugian keuangan negara (PKKN) yang dilakukan oleh Auditor Inspektorat Kabupaten Bekasi,” ucap Kapolres Metro Bekasi Kombes Mustofa dalam keterangannya dikutip Jumat (27/11/2025).

Mustofa menjelaskan KD dan NY mendapatkan hibah berbentuk uang dari pemerintah daerah total Rp12 miliar. Dana sebesar Rp9 miliar diberikan Februari 2024 dan Rp3 miliar pada November 2024.

"Dalam pelaksanaannya terdapat penyalahgunaan uang hibah tersebut, di antaranya Tersangka KD menggunakan uang hibah sebesar Rp2 miliar," ujar dia.

KD menggunakan uang tersebut untuk kampanye calon legislatif pada tahun 2024. Sementara tersangka NY menerima uang hibah tersebut sebesar Rp1.795 miliar.

"Kemudian digunakan tersangka NY untuk uang muka serta angsuran dua unit Toyota Innova Zenix memakai identitas keponakan tersangka NY dan identitas kakak ipar tersangka NY sebesar Rp319.420.000," katanya.

Sementara itu, pelaku membuat berbagai kegiatan fiktif untuk menutupi uang tersebut, seperti perjalanan dinas, seleksi, belanja alat-alat cabang olahraga dan belanja modal perlengkapan kesekretariatan fiktif.

Editor : Puti Aini Yasmin
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Sidang Vonis Nadiem Makarim di Kasus Chromebook Digelar 30 Juni

57 tahun lalu

KPK Minta Tambahan Anggaran jadi Rp989 Miliar: Perkuat Efektivitas Berantas Korupsi

57 tahun lalu

Eks Wakil Ketua BGN Sony Sonjaya Diperiksa Kejagung Hari Ini Terkait Korupsi MBG

57 tahun lalu

BEM UI Kritik MBG Diwarnai Korupsi, Gerindra: Kami pun Marah, Pengawasan Harus Diubah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal