Kasus Tawuran, Dinas Pendidikan Jabar Tunda Tatap Muka di SMA 6 dan SMA 7

Putra Ramadhani Astyawan
Ilustrasi. Dua sekolah disanksi akibat kasus tawuran (Foto: Ist)

BOGOR, iNews.id  - Kantor Cabang Dinas (KCD) Pendidikan Wilayah II Jawa Barat memberikan sanksi penundaan pembelajaran tatap muka (PTM) untuk dua sekolah di Kota Bogor. Hal itu menyusul insiden penyerangan yang menyebabkan satu pelajar meninggal dunia.

"Sudah menyampaikan surat termasuk ke Gugus Tugas Covid kalau untuk SMA 6 dan SMA 7 kita tunda PTM nya sampai batas waktu yang tidak ditentukan," kata Kasie Pengawas KCD Pendidikan Wilayah II Jawa Barat Irman Khaeruman, Jumat (8/10/2021).

Tetapi, pada dasarnya dua sekolah itu memang belum menggelar PTM. Hanya saja sudah merencanakan dan sudah sempat terverifikasi bersama 115 sekolah tingkat SMA di Kota Bogor yang diperbolehkan PTM.

"Sebetulnya dari tanggal 4 kemarin kedua sekolah tersebut belum PTM. Tapi mereka jauh-jauh hari mengagendakan. Jadi baru tanggal 11 Oktober besok rencananya (PTM), tapi sudah termasuk dalam 115 sekolah yang sudah bisa PTM," kata Irman.

Saat ini, jajarannya juga masih fokus mengurus SMA lainnya agar PTM bisa tetap berlanjut. Dengan kejadian ini, tambah Irman, tidak berdampak terhadap sekolah tingkat SMA lainnya di Kota Bogor.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Hijrah dan Energi Baru Indonesia: Maju Babarengan, Aksi Nyata Hasil Karasa

57 tahun lalu

Mau Tawuran Pakai Bom Molotov, Belasan Remaja Ditangkap Brimob di Bekasi

57 tahun lalu

Perindo Konsolidasikan Kekuatan di Jawa Barat, Targetkan Basis Kemenangan dan Model Nasional

57 tahun lalu

Bus Pariwisata Terbakar di Tol Jakarta-Cikampek, Picu Kemacetan Panjang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal