Bima Arya: PSBB Tidak Tepat, 50 Persen Warga Tak Percaya Covid-19 Bahaya

Haryudi
Wali Kota Bogor Bima Arya (Foto: Antara)

BOGOR, iNews.id - Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB) total kembali berlaku di DKI Jakarta. Keputusan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ini akan mulai efektif Senin (14/9/2020).

Wali Kota Bogor Bima Arya Sugiarto mempertimbangkan agar ekonomi tetap berjalan dan tidak terlalu terdampak. Dia memilih Pembatasan Sosial Berskala Mikro dan Komunitas (PSBMK).

"Jadi PSBMK sudah tepat, bukan PSBB. Sebab dari pemberlakuan PSBB selama ini tidak tepat, yang terpapar ekonomi 90 persen, dan lebih dari 50 persen masih tidak percaya bahwa Covid-19 itu berbahaya," kata Bima Arya saat merilis hasil survei persepsi Covid-19 Kota Bogor di Balai Kota, Jumat (11/9/2020).

Tak hanya itu, Bima Arya juga mempersoalkan kesiapan pemberlakuan kebijakan PSBB Total atau lockdown yang akan diterapkan di Jakarta.

"Dalam kondisi seperti ini, lockdown itu harus dihitung secara cermat. Lockdown ini butuh kesiapan personil yang luar biasa. Memastikan orang tidak keluar rumah itu kan personilnya nggak cukup Satpol PP," kata Bima.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Anies Baswedan Bagikan Kabar Bahagia, Sang Putri Sulung Lulus Pascasarjana Harvard

57 tahun lalu

Mutiara Baswedan Raih Gelar Master Harvard, Anies: Alhamdulillah Masa Penuh Perjuangan Tuntas Mereka Lalui

57 tahun lalu

Anies Jadi Dewan Penasihat Riyadh, Sebut Jakarta Jadi Tolok Ukur Keberhasilan Transportasi Publik Terintegrasi

57 tahun lalu

Anies soal JK: Kalau Lihat Ambon hingga Aceh Tenang Hari Ini, Ada Perannya

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal