Anggota Wanita Geng Motor Jepang Depok Memiliki Peran Dominan

iNews
Iyung Rizky
Anggota geng motor penjarah toko baju di Depok ditangkap polisi. (Foto:iNews)

DEPOK,iNews.id – Polres Kota Depok menetapkan delapan tersangka atas kasus penjarahan toko Fernando, Jalan Sentosa Raya Depok oleh geng motor Jembatan Mampang (Jepang). Tiga di antaranya perempuan yang masih berusia belasan tahun.

Mereka adalah AF (17), BL (16), dan YF (17). Ketiga tersangka ditangkap di dua tempat berbeda, yakni Pitara Pancoran Mas dan di bengkel kawasan Mampang Pancoran Mas.

Kasat Reskrim Polresta Depok Kompol Putu Kholis Aryana mengatakan, hasil pemeriksaan polisi, ketiga perempuan itu terlibat langsung aksi penjarahan. Selain itu, mereka berperan sebagai penjual senjata tajam.

“Senjata tajam yang dijual biasanya untuk tawuran, hasilnya untuk membeli bensin bersama temannya satu geng. Mereka mengaku menjual senjata tajam lewat media sosial Facebook,” kata Putu di Depok, Selasa (27/12/2017).

Bahkan, kata Putu, peran tersangka perempuan bukan hanya penyuplai senjata tajam saja. Ketiganya juga bertugas merekrut anggota baru di kelompok geng motor Jepang. “Peran ketiganya wanita tersebut sangat dominan. Mereka melakukan perekrutan geng baru melalui sosial media,” ujar dia.

Editor : Khoiril Tri Hatnanto
Artikel Terkait
Nasional
7 jam lalu

Polisi Periksa 2 Saksi Fakta Kubu Roy Suryo Cs terkait Kasus Tudingan Ijazah Jokowi

Nasional
18 jam lalu

Polisi bakal Minta Pendapat Ahli Bahasa hingga ITE Usut Laporan Mens Rea Pandji

Nasional
23 jam lalu

Polisi Segera Gelar Perkara Tersangka Klaster Pertama Kasus Tudingan Ijazah Jokowi

Buletin
1 hari lalu

Kendarai Motor Terperosok Lubang di Jalan Matraman Raya, Seorang Pelajar Tewas Seketika

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal