88 Jemaah Haji Asal Jawa Barat Ditunda Kepulangannya akibat Sakit

Jonathan Simanjuntak
Ilustrasi jemaah haji pulang ke Indonesia (Foto: Antara)

JAKARTA, iNews.id - Sebanyak 88 jemaahhaji asal Jawa Barat masih menjalani perawatan di rumah sakit sebelum pulang ke Indonesia. Panitia telah memastikan kepulangan jemaah haji yang masih dirawat.

"Ada 88 jemaah Jawa Barat yang masih dirawat karena sakit kemarin. Mudah-mudahan mereka semuanya sehat saat kembali ke tanah air," kata Kepala Bidang Kesehatan PPIH Debarkasi Jakarta-Bekasi, Resi Arisandi, Rabu (5/7/2023).

Jemaah haji yang telah memiliki jadwal keberangkatan dan masih menjalani perawatan di rumah sakit akan langsung dipindahkan ke kloter penerbangan terakhir. Jika mereka masih perlu dirawat di kloter terakhir, pihak Kementerian Agama akan menjemput mereka.

"Biasanya kami akan tetap mengawasi hingga kloter terakhir. Jika mereka belum pulang (masih sakit) di kloter terakhir, akan ada petugas dari Indonesia yang datang ke sana untuk menjaga mereka selama periode berikutnya. Kami akan tetap memberikan fasilitas dari Kementerian Agama dan Kementerian Kesehatan," ujarnya.

Resi memastikan bahwa kondisi jemaah haji terus membaik. Ia berharap agar jemaah menjaga kesehatan mereka sebelum pulang ke Indonesia.

"Kondisinya sudah membaik. Saya akan memeriksa lagi, saya belum melihat berita terkini mengenai jumlah jemaah yang masih dirawat di rumah sakit," katanya.

Sebelumnya, terdapat 61 jemaah haji asal Jawa Barat yang dilaporkan meninggal dunia selama menjalankan ibadah haji di Tanah Suci. Jumlah ini mencakup hingga jadwal kepulangan jemaah haji Indonesia kloter pertama pada Selasa (4/7) kemarin.

Editor : Muhammad Fida Ul Haq
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Menlu Sebut Prabowo bakal Terima Surat Kepercayaan 17 Dubes Negara Sahabat Pekan Ini

57 tahun lalu

391 Jemaah Haji Kloter Pertama Debarkasi Jakarta Tiba di Tanah Air

57 tahun lalu

Jemaah Haji Tak Perlu Antre Imigrasi saat Tiba di RI, Bisa Langsung Pulang!

57 tahun lalu

Lepas Kepulangan Perdana Jemaah Haji, Menhaj: Maaf bila Masih Ada Kendala dan Kekurangan

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal