Wapres AS Pence: Dunia Harus Berdiri Teguh Melawan Iran

Nathania Riris Michico
Wakil Presiden AS Mike Pence menyampaikan pidato pada Forum Holocaust Dunia di museum peringatan Holocaust Yad Vashem di Yerusalem pada 23 Januari 2020. (FOTO: ABIR SULTAN / POOL / AFP)

YERUSALEM, iNews.id - Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence mendesak para pemimpin dunia untuk berdiri teguh melawan Iran, saat acara peringatan Holocaust di Yerusalem, Kamis (23/1/2020). Dia menyebut, Iran adalah satu-satunya negara yang menganggap Holocaust adalah masalah kenegaraan.

"Kita juga harus berdiri teguh melawan satu pemerintah di dunia yang menyangkal Holocaust sebagai masalah kebijakan negara," kata Pence, dalam acara peringatan 75 tahun setelah pembebasan kamp kematian Auschwitz, seperti dikutip AFP.

"Dunia harus berdiri teguh melawan Republik Islam Iran."

Israel pada Kamis (23/1/2020) menjadi tuan rumah bagi puluhan pemimpin dunia untuk memperingati 75 tahun sejak pembebasan Auschwitz, kamp kematian Perang Dunia II di mana Nazi membunuh lebih dari 1,1 juta orang, yang kebanyakan adalah orang Yahudi.

Presiden Rusia Vladimir Putin, Presiden Prancis Emmanuel Macron, dan pemimpin Jerman; Wakil Presiden Amerika Serikat (AS) Mike Pence, dan Pangeran Charles dari Inggris akan berpidato di acara tersebut, yang digelar di pusat peringatan Yad Vashem Holocaust di Yerusalem.

Mereka berpidato di hadapan para penyintas Auschwitz.

Dijaga oleh lebih dari 10.000 polisi, sepertiga dari pasukan nasional, pertemuan lebih dari 40 presiden, perdana menteri, serta raja ini merupakan pertemuan diplomatik internasional terbesar yang pernah diadakan di Israel.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Bela Iran, Kim Jong Un Sebut AS Negara Teroris Agresor Singgung Senjata Nuklir

Nasional
8 jam lalu

JK Kunjungi Sejumlah Negara ASEAN, Bahas Perang AS-Israel vs Iran?

Nasional
15 jam lalu

Prabowo Telepon Anwar Ibrahim hingga Raja Yordania, Serukan Iran-Israel Damai

Internasional
16 jam lalu

Iran: Tawaran Damai Trump Hanya Sandiwara untuk Tenangkan Pasar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal