Waduh, Senjata dari Barat untuk Ukraina Dijual ke Pasar Gelap karena Tentara Tak Ngerti Pakainya

Anton Suhartono
Sebagian senjata bantuan negara Barat untuk Ukraina dijual ke pasar gelap karena tentara tak mengerti cara menggunakannya (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Mantan penasihat senior Departemen Pertahanan Amerika Serikat (Pentagon) Karen Kwiatkowski mengungkap senjata-senjata yang dipasok negara Barat untuk Ukraina dijual di pasar gelap. Penyebabnya, tentara Ukraina tak bisa menggunakan senjata-senjata canggih itu karena tak mendapatkan pelatihan.

Penyebab lain, kata dia, senjata masuk pasar gelap karena masalah pengiriman serta kurangnya personel angkatan persenjata.

"Mengingat bahwa barang-barang ini 'gratis', banyak keuntungan yang bisa diperoleh. Menjual apa yang tidak dibutuhkan atau bisa digunakan dengan mudah. Kesempatan Ukraina untuk memanfaatkan 'hadiah' tersebut dibatasi oleh kurangnya pelatihan, tantangan logistik, serta jumlah tentara yang terus menyusut," kata purnawirawan Angkatan Udara (AU) dengan pangkat terakhir letnan kolonel itu, dikutip dari Sputnik, Kamis (7/7/2022). 

Dia melanjutkan, beberapa senjata tiba dalam kondisi tidak lengkap serta ada peralatan yang tidak sesuai dengan taktik atau strategi perlawanan Ukraina. Ironisnya, lanjut dia, beberapa senjata kemungkinan jatuh ke tangan Rusia dan sekutunya yakni kelompok separatis di Donbass.

Bukan hanya itu, Kwiatkowski memperkirakan, senjata yang sudah digunakan tentara Ukraina sekali pun bisa dijual kemudian.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
13 jam lalu

Rudal Nuklir Sarmat Lulus Uji Coba, Putin Berterima Kasih kepada Ilmuwan Rusia

Internasional
2 hari lalu

Putin Banggakan Rudal Sarmat: 4 Kali Lebih Dahsyat daripada Rudal Negara Barat

Internasional
2 hari lalu

Iran Siap Perang Lagi, Hampir Seluruh Fasilitas Rudal Pulih Setelah Dibombardir AS-Israel

Internasional
2 hari lalu

Wakil Wali Kota Ngamuk Lepaskan Tembakan di Gedung Dewan, Beberapa Luka

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal