Usai Pengunduran Diri Mahathir, Koalisi Pakatan Harapan Bubar

Anton Suhartono
Koalisi Pakatan Harapan bubar setelah anggotanya serta partai pengusung mundur (Foto: AFP)

KUALA LUMPUR, iNews.id - Koalisi partai pendukung pemerintah Pakatan Harapan, Senin (24/2/2020), bubar setelah tak lagi menjadi mayoritas di parlemen Dewan Rakyat.

Ini ditandai dengan pengunduran diri anggota Dewan Rakyat, terutama dari Partai Keadilan Rakyat (PKR) yang dipimpin Anwar Ibrahim. Diketahui ada 11 anggota PKR yang dianggap berkhianat termasuk wakil presiden Azmin Ali. Mereka membentuk blok baru yang independen di Dewan Rakyat.

Sebelumnya PKR memiliki 50 kursi di Dewan Rakyat, penyumbang suara terbanyak bagi Pakatan Harapan.

Selain itu partai yang didirikan Mahathir Mohamad, Partai Pribumi Bersatu Malaysia (PPBM), juga keluar dari koalisi. Hal itu disampaikan langsung presiden partai, Muhyiddin Yassin.

PPBM memiliki 26 kursi di Dewan Rakyat.

Sebelumnya Pakatan memiliki 139 kursi parlemen dari total 222. Selain PKR dan PPBM, ada Partai Aksi Demokratik (DAP) yang menyumbang 42 kursi.

Selain itu, Pakatan juga mengandalkan mitranya yakni Partai Warisan Sabah 9 kursi dan Upko 1 kursi.

Dengan demikian, koalisi tinggal menyisakan 102 anggota parlemen atau kurang dari 10 anggota lagi untuk membentuk mayoritas yakni 112 kursi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Konsumsi Susu RI Masih 17,76 Liter per Kapita, Tertinggal dari Malaysia hingga Vietnam

57 tahun lalu

RI Mau Ekspor Beras Premium ke Malaysia, Bidik Harga di Atas Rp16.000 per Kg

57 tahun lalu

Horor! Kerbau Kurban Ngamuk, Seruduk Warga hingga Tewas

57 tahun lalu

Bareskrim Tangkap Buronan Penyelundup Narkoba dari Malaysia ke Riau

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal