Uni Eropa Dinilai Semakin Sulit Jatuhkan Sanksi ke Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Uni Eropa berkibar di depan markas organisasi itu di Brussels, Belgia (ilustrasi). (Foto: Reuters)

BRUSSELS, iNews.idUni Eropa dinilai semakin sulit untuk menjatuhkan sanksi baru kepada Rusia atas agresi militer Moskow di Ukraina. Hingga saat ini, organisasi supranasional benua biru itu sudah menjatuhkan sembilan paket sanksi kepada Rusia.

“Setiap debat tentang sanksi jauh lebih sulit daripada yang sebelumnya,” ujar Presiden Dewan Eropa, Charles Michel, kepada wartawan dalam perjalanan ke Kiev, Kamis (19/1/2023), seperti dikutip Bloomberg.

Kendati demikian, kata dia, Uni Eropa tetap akan terus mempertimbangkan paket sanksi baru terhadap Moskow. Pada Selasa (17/1/2023), Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen pun sudah mengumumkan niat Uni Eropa untuk memperkenalkan paket sanksi kesepuluh terhadap Rusia.

Michel mengatakan, harus ada lebih banyak negara lagi yang terlibat dalam kebuntuan Uni Eropa dengan Rusia.

Dia akan membahas rencana untuk meningkatkan tekanan pada Rusia bersama dengan rekan-rekannya di Brussels. Perjalanan Michel ke Kiev kali ini antara lain dimaksudkan untuk membantu Uni Eropa mempersiapkan pertemuan puncak dengan Ukraina yang dijadwalkan pada 3 Februari mendatang.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Kunjungi Wilayah Ukraina yang Direbut Rusia, Putin: Rusia Akan Menang Perang!

57 tahun lalu

Rusia Ngamuk Bombardir Kiev Hancurkan Gedung-Gedung, 11 Orang Tewas Puluhan Luka

57 tahun lalu

Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi

57 tahun lalu

Putin Sindir Negara Barat yang Yakin Ukraina Akan Menang Perang: Tunggu Saja!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal