Uni Emirat Arab Bersedia Bantu Bangun Kembali Gaza, asalkan Hamas Tak Ikut Campur

Ahmad Islamy Jamil
Para pekerja kemanusiaan menolong korban di reruntuhan bangunan yang hancur akibat serangan udara Israel di Jalur Gaza, Palestina. (Foto: Reuters)

ABU DHABI, iNews.id Uni Emirat Arab (UEA) dikatakan telah menawarkan bantuan untuk membangun kembali Jalur Gaza yang porak-poranda setelah diserang Israel. Namun dengan syarat, yaitu Hamas tidak boleh ikut campur dalam upaya rekonstruksi wilayah Palestina itu.

Syarat yang diajukan UEA itu seperti dilaporkan saluran media Israel, Kan, Kamis (27/5/2021) kemarin.

Pejabat Amerika Serikat dalam beberapa hari terakhir mengunjungi UEA untuk mengoordinasikan upaya membangun kembali Jalur Gaza. Akan tetapi, Abu Dhabi menyampaikan pesan yang jelas kepada Washington DC bahwa mereka akan memberikan dukungan kemanusiaan langsung ke Gaza dengan syarat.

“(Syarat itu adalah,) UEA tidak akan mendanai mekanisme (bantuan) itu jika Hamas turut memiliki peran di dalamnya,” demikian laporan Kan, seperti dikutip kembali Middle East Monitor, Jumat (28/5/2021).

Pada 10 Mei lalu, Israel melancarkan serangan kekerasan di Jalur Gaza yang terkepung. Serangan selama hampir dua pekan itu menewaskan lebih dari 270 warga Palestina, termasuk 66 anak-anak. Gencatan senjata mulai berlaku 11 hari kemudian.

Mesir telah meminta Israel, Hamas, dan Otoritas Palestina (PA) bertemu di Kairo untuk membahas konsolidasi gencatan senjata saat ini. Selain itu, mereka juga membahas upaya memperbaiki kondisi di Gaza, serta mengembalikan tawanan perang Israel yang ditahan oleh Hamas.

Israel telah menetapkan bahwa mereka ingin keempat warganya yang ditahan dipulangkan, sebelum mengizinkan dimulainya program pembangunan kembali Jalur Gaza.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Suhu 46 Derajat Celsius, AS Batalkan Parade Hari Kemerdekaan Ke-250 di Washington DC

57 tahun lalu

Pemukim Israel Terus Berulah Serang Warga Palestina di Tepi Barat, Rusak Sumber Air

57 tahun lalu

Pidato Kemerdekaan Ke-250 AS, Trump: Militer Kita yang Terkuat, Menang 2 Perang Dunia!

57 tahun lalu

Iran Berduka! Trump Hentikan Negosiasi Seminggu, Beri Waktu Pemakaman Khamenei

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal