Ukraina Tawarkan China Jadi Penjamin Keamanan dalam Perang dengan Rusia

Ahmad Islamy Jamil
Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba. (Foto: Reuters)

KIEV, iNews.idUkraina sedang mempertimbangkan kemungkinan memperoleh jaminan keamanan dari para anggota Dewan Keamanan PBB (DK PBB), termasuk China. Hal itu diungkapkan Menteri Luar Negeri Ukraina, Dmytro Kuleba.

Menurut Kuleba, Memorandum Budapest tentang Jaminan Keamanan telah gagal untuk memberikan jaminan keamanan yang sebenarnya terhadap Ukraina. Dia berpendapat, keamanan di Eropa akan meningkat ketika Rusia menarik pasukannya dari Ukraina.

Dalam wawancara dengan Xinhua, Kuleba mengatakan, Kiev saat ini tengah menawarkan Beijing untuk menjadi salah satu penjamin keamanan Ukraina sebagai “tanda rasa hormat dan kepercayaan” Ukraina kepada China. Kiev berharap Beijing akan meminta Rusia untuk memulai gencatan senjata di Ukraina untuk menghindari eskalasi situasi dan mencegah bencana kemanusiaan.

Kuleba pun berterima kasih kepada China karena menyuarakan dukungan untuk kedaulatan Ukraina dan atas kesiapan Beijing untuk mendukung upaya diplomatik dalam menyelesaikan krisis Ukraina. Menlu Kuleba juga meminta China untuk melanjutkan dukungan kemanusiaannya di Ukraina.

Rusia meluncurkan operasi militer khusus di Ukraina pada 24 Februari, setelah Republik Rakyat Donetsk dan Luhansk (DPR dan LPR) meminta bantuan untuk membela diri dari provokasi pasukan Kiev. DPR dan LPR adalah dua wilayah yang memisahkan diri dari Ukraina.

Rusia mengklaim, tujuan dari operasi khususnya adalah untuk demiliterisasi dan “denazifikasi” Ukraina.

Menurut Presiden Rusia Vladimir Putin, operasi militer itu untuk melindungi rakyat Donbas. “Mereka (rakyat Donbas) telah mengalami pelecehan, genosida oleh rezim Kiev selama delapan tahu,” kata Putin.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 jam lalu

Video Viral Turis Australia Siram WNA China gegara Buang Sampah Sembarangan di Pulau Padar

5 jam lalu

Filipina Murka, China Gambarkan Rakyatnya sebagai Monyet dalam Video AI

11 jam lalu

Trump Tuduh China Intervensi Pilpres AS 2020 sehingga Kalah dari Joe Biden

2 hari lalu

China Investasi Perdana di IKN Senilai Rp1,25 Triliun, Bangun Apartemen hingga Perkantoran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal