Ukraina Dihujani Rudal Rusia, Joe Biden Janji Kirim Sistem Pertahanan Udara Canggih ke Kiev

Ahmad Islamy Jamil
Presiden AS Joe Biden. (Foto: Reuters)

WASHINGTON DC, iNews.id – Presiden AS Joe Biden mengutuk serangan Rusia terhadap sejumlah kota di Ukraina. Dia pun berjanji untuk terus mendukung Kiev dengan pasokan peralatan militer yang lebih banyak lagi, termasuk sistem pertahanan udara yang canggih.

Hal itu diungkapkan Biden dalam percakapan telepon dengan Presiden Ukraina, Volodymyr Zelensky, Senin (10/10/2022).

“Presiden Joseph R Biden, Jr (nama lengkap Joe Biden—red) berbicara hari ini dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky dari Ukraina. Dia menyatakan kecamannya atas serangan rudal Rusia di seluruh Ukraina, termasuk di Kiev,” ungkap Gedung Putih (Istana Presiden Amerika Serikat) dalam pernyataan resminya. 

“Presiden Biden berjanji untuk terus memberikan dukungan yang dibutuhkan Ukraina untuk mempertahankan diri, termasuk sistem pertahanan udara yang canggih,” kata pernyataan itu lagi.

Presiden Rusia Vladimir Putin sebelumnya berkomentar soal serangan rudal ke Ukraina, Senin (10/10/2022). Menurut dia, serangan tersebut adalah pembalasan atas tindakan Ukraina pada pekan lalu.

Dalam pidato di televisi, Putin menyebut Ukraina telah melakukan aksi terorisme karena meledakkan Jembatan Krimea, Sabtu (8/10/2022). Rusia pun telah berjanji untuk membalasnya. Untuk itu, Rusia meluncurkan serangan rudal jarak jauh terhadap infrastruktur energi, militer, dan komunikasi Ukraina.

Sebelumnya Kremlin menyatakan ledakan yang mengguncang jantung Ibu Kota Kiev merupakan bagian dari operasi militer khusus yang berlangsung sejak 24 Februari. “Semuanya terjadi dalam kerangka operasi militer khusus,” kata Juru Bicara Kremlin, Dmitry Peskov, dikutip dari Reuters.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Melunak, Trump Tiba-Tiba Bilang Ingin Bertemu Pemimpin Iran Mojtaba Khamenei

57 tahun lalu

Trump Jagokan Wapres JD Vance-Menlu Rubio Maju Pilpres AS 2028: Mereka Tak Terkalahkan!

57 tahun lalu

DPR AS Sahkan Resolusi Batasi Wewenang Trump dalam Perang Iran

57 tahun lalu

Kuwait Tegaskan Tak Izinkan Negara Mana pun Gunakan Wilayahnya Serang Iran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal