Turki Pasang Radar Pendeteksi Ranjau Laut di Selat Bosphorus, Ini Hasilnya

Ahmad Islamy Jamil
Kapal selam Turki tengah berpatroli di Laut Hitam dan Selat Bosphorus (ilustrasi). (Foto: Reuters)

ANKARA, iNews.id – Militer Turki telah memasang radar untuk mendeteksi ranjau-ranjau yang mengapung di Selat Bosphorus. Hal itu diungkapkan Menteri Pertahanan Hulusi Akar, Rabu (27/4/2022).

Dia  pun memastikan tidak ada masalah dengan navigasi radar antiranjau tersebut. “Tiga ranjau telah dihancurkan dengan aman sejauh ini. Kapal ranjau, helikopter, pesawat patroli maritim, dan tim kapal selam kami dalam keadaan siaga,” ungkapnya seperti dikutip kantor berita Sputnik

“Kami sekarang memantau dengan cermat (Selat) Bosphorus. Kami telah mengambil langkah-langkah tambahan untuk mengontrol masuk dan keluar, serta memasang radar pendeteksi (ranjau),” ucapnya.

Ketika ditanya apakah Turki membutuhkan dukungan pihak lain dalam melakukan pecarian dan menjinakkan ranjau, Akar mengatakan Angkatan Bersenjata Turki memiliki kemampuan yang sangat maju dan mumpuni untuk itu.

“Saat ini, kami dapat dengan aman mengatakan bahwa tidak ada masalah dengan lalu lintas laut di Bosphorus,” kata Akar.

Rusia sebelumnya memperingatkan, beberapa ranjau telah hanyut dari berbagai pelabuhan Ukraina di tengah pertempuran antara dua negara bekas Uni Soviet itu. Dinas Keamanan Federal Rusia (FSB) yang mengatakan, Ukraina sengaja memasang ranjau terhadap akses menuju sejumlah pelabuhannya di Laut Hitam. 

Pada 20 Maret, FSB mengungkapkan, Angkatan Laut Ukraina memasang sekitar 420 ranjau di dekat Pelabuhan Odessa, Ochakov, Chernomorsk, dan Yuzhne sejak dimulainya operasi militer Rusia di Ukraina.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
3 hari lalu

Drone Ukraina Hantam Sejumlah Wilayah di Rusia Termasuk Dekat Moskow, 8 Orang Tewas

4 hari lalu

Rusia Hancurkan Kapal Kargo Bawa Senjata untuk Ukrina di Pulau Ular Laut Hitam

4 hari lalu

Trump Tuduh Rusia Ikut Campur Pilpres AS 2020, Kremlin: Tak Berdasar!

4 hari lalu

Trump Sebut Sistem Pemilu AS Sangat Rentan, Mudah Dibobol China-Rusia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal