Trump Tegaskan Akan Tarik Pasukan AS dari Afghanistan

Nathania Riris Michico
Wakil Presiden AS Mike Pence dan Ketua Dewan Perwakilan Rakyat AS, Nancy Pelosi, melihat saat Presiden AS Donald Trump menyampaikan pidato State of the Union di US Capitol di Washington, 4 Februari 2020. (FOTO: LEAH MILLIS / POOL / AFP

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Donald Trump kembali mengulangi sumpahnya menarik pasukan Amerika Serikat (AS) dari Afghanistan. Dia mengatakan tidak ingin membunuh ratusan ribu tentara AS dalam pertempuran tanpa akhir.

Dalam salah satu dari beberapa poin kebijakan luar negerinya, Trump menawarkan 'restu' untuk negosiasi baru dengan militan Taliban.

"Saya tidak ingin membunuh ratusan ribu orang di Afghanistan, banyak dari mereka benar-benar tidak bersalah," ujar Trump, dalam pidato tahunan kenegaraan, State of the Union, di Kongres, seperti dilaporkan AFP, Rabu (5/2/2020).

"Ini juga bukan fungsi kami untuk melayani negara lain sebagai agen penegak hukum. Mereka (tentara AS) adalah pejuang perang, yang terbaik di dunia, dan mereka juga ingin berjuang untuk menang atau tidak bertarung sama sekali," ujarnya.

"Kami bekerja untuk akhirnya mengakhiri perang terpanjang Amerika dan membawa pasukan kami kembali ke rumah," kata dia, menegaskan.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

AS-Iran Berunding Hari Ini, Trump Bujuk Netanyahu Kurangi Serangan ke Lebanon

Internasional
3 jam lalu

Terungkap! Netanyahu Bujuk AS Tak Masukkan Lebanon dalam Kesepakatan Gencatan Senjata

Internasional
4 jam lalu

Giliran Trump Tuduh Iran Langgar Gencatan Senjata: Tidak Terhormat!

Internasional
5 jam lalu

Terungkap, Trump Ingin Cepat-Cepat Gencatan Senjata dengan Iran sejak 21 Maret

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal