Trump Tarik Pasukan AS dari Suriah, Dianggap Kemenangan bagi Putin

Nathania Riris Michico
Pasukan militer AS di Suriah. (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Keputusan Presiden Donald Trump memerintahkan penarikan penuh pasukan Amerika Serikat (AS) dari Suriah setelah menyatakan ISIS kalah menuai kecaman dan kemarahan negaranya.

Bahkan, seorang pejabat Pentagon mengkritik dengan menganggap hal itu sebagai kemenangan Rusia dan Presiden Vladimir Putin.

Pada Rabu (19/1/2018), Trump menyatakan kemenangan atas kelompok ISIS. Dia memerintahkan penarikan sekitar 2.000 pasukan AS dari Suriah dalam 60 hingga 100 hari ke depan.

Trump sebelumnya sudah secara terbuka menyampaikan niatnya untuk menarik pasukan AS dari Suriah pada Maret. Namun, para pejabat senior di pemerintahannya mengatakan pasukan AS akan tinggal di negeri Presiden Bashar Al Assad itu tanpa batas.

Jake Tapper, jurnalis CNN, mengutip seorang pejabat Pentagon yang berbicara dalam kondisi anonim, menyebut keputusan Trump sebagai kemenangan bagi Presiden Rusia Vladimir Putin.

Editor : Nathania Riris Michico
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Iran Pertanyakan Kesepakatan Damai dengan AS usai Israel Serang Lebanon Lagi

57 tahun lalu

Trump Ulang Tahun Ke-80, Dimeriahkan dengan Laga UFC di Gedung Putih

57 tahun lalu

Nah, Tak Ada Agenda Trump Teken Kesepakatan Damai dengan Iran Hari Ini

57 tahun lalu

Ini Isi Perjanjian Damai AS-Iran yang Diklaim Trump, Tak Ada Ganti Rugi Perang

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal