Trump Sebut Perjanjian Damai dengan Taliban Sudah Dekat

Anton Suhartono
Donald Trump (Foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump menegaskan perdamaian dengan kelompok militan Taliban di Afghanistan sangat dekat. Ini ditandai dengan menurunnya angka kekerasan sejak sepekan terakhir.

Dalam wawancara radio, Trump mengatakan AS dan Taliban telah mendekati satu perjanjian damai meski tak menjelaskan secara terperinci.

"Saya kira kita sudah sangat dekat. Saya kira ada peluang bagus bahwa kita akan mencapai kesepakatan, kita lihat saja nanti," kata Trump, seperti diberitakan kembali AFP, Jumat (14/2/2020).

Ini merupakan pernyataan pertama dilontarkan presiden AS terkait potensi perjanjian damai dengan Taliban, kelompok militan yang memiliki kedekatan dengan Al Qaeda. Negeri Paman Sam berperang di Afghanistan selama 18 tahun atau sejak serangan 11 September di AS.

Namun Trump menegaskan perjanjian damai bisa saja batal terwujud bila ada penghalang di tengah jalan. Meski demikian, dia berharap hal itu tak terjadi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Adik Kim Jong Un: Program Nuklir Korea Utara Tak Bisa Dinegosiasikan!

57 tahun lalu

AS Akan Gunakan Aset-Aset Iran yang Dibekukan di Luar Negeri untuk Biayai Kerugian Perang?

57 tahun lalu

Heboh! Israel Diduga Mata-matai Pejabat AS terkait Perang Iran

57 tahun lalu

Panas! Iran Beri Peringatan Keras kepada Negara-Negara Arab soal Serangan AS

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal