Trump Minta Pemerintah Federal Kembali Jatuhkan Hukuman Mati pada Pelaku Bom Boston

Arif Budiwinarto
Tangkapan layar pelaku pemboman Boston Marathon, Dzhokhar Tsarnaev (foto: AFP)

WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat, Donald Trump, meminta Pemerintah Federal kembali menjatuhkan hukuman mati pada pelaku pemboman Boston Marathon, Dzhokhar Tsarnaev. Permintaan tersebut muncul setelah pengadilan banding AS membatalkan hukuman mati.

"Jarang ada yang pantas menerima hukuman mati lebih dari pelakuk bom Boston, Dzhokhar Tsarnaev," demikian isi pernyataan Trump di Twitter, dikutip dari AFP, Senin (3/8/2020).

"Begitu banyak nyawa yang hilang dan hancur. Pemerintah Federal harus kembali menjatuhkan hukuman mati dalam penuntasan sidang awal. Negara kita tidak bisa membiarkan keputusan banding berlaku," tambahnya.

Tsarnaev didakwa bersalah karena membantu serangan pada event lari Boston Marathon tahun 2013 yang menewaskan tiga orang dan melukai lebih dari 264 orang lainnya.

Pada Jumat (31/7/2020) kemarin, Pengadilan banding Amerika Serikat (AS) membatalkan hukuman mati terhadap Tsarnaev. Selanjutnya, Pengadilan federal AS Massachusetts memerintahkan hakim pengadilan lebih rendah (distrik) menggelar sidang baru untuk menentukan vonis seharusnya bagi pemuda 27 tahun.

Editor : Arif Budiwinarto
Artikel Terkait
Internasional
7 jam lalu

Trump Bakal Kirim Kapal Induk Lagi ke Timur Tengah: 1 Lagi Mungkin Menyusul!

Internasional
10 jam lalu

Iran Mulai Operasikan Rudal Balistik Khorramshahr-4, Peringatan untuk AS dan Israel

Internasional
11 jam lalu

Gawat! Militer AS Bersiap di Pangkalan Qatar, Rudal Patriot Dimasukkan Truk

Internasional
12 jam lalu

Diam-Diam AS Terus Kirim Jet Tempur ke Timur Tengah, bakal Tambah 1 Kapal Induk Lagi

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal