WASHINGTON, iNews.id - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengakui ada perbedaan pendapat antara dirinya dengan Wakil Presiden JD Vance soal operasi militer ke Iran.
Dia menyebut Vence kurang antusias dalam hal serangan terhadap Iran yang berlangsung sejak 28 Februari lalu.
"Kami sangat akur dalam hal ini. Saya ingin sampaikan, secara filosofis, dia sedikit berbeda dengan saya. Saya kira dia mungkin kurang antusias," kata Trump kepada wartawan, dikutip dari Sputnik, Selasa (10/3/2026).
Meski demikian, Trump menegaskan hubungan dirinya dengan Vance tetap berjalan baik.
Vance diketahui memiliki pandangan yang menentang intervensi AS di luar negeri.
Saat masih menjadi anggota Senat, Vance menjelaskan alasannya mau mendampingi Trump dalam Pilres AS 2026. Dia menjelaskan alasannya yakni Trump mendukung gagasan untuk mengurangi keterlibatan militer AS dalam konflik di luar negeri.