Tokoh Syiah Irak Tuding Legalisasi Pernikahan Sesama Jenis Picu Wabah Corona

Ahmad Islamy Jamil
Pemimpin politik Syiah Irak, Muqtada al-Sadr. (Foto: AFP)

TEHERAN, iNews.id – Wabah virus corona (Covid-19) menjadi petaka umat manusia di ujung dekade ini. Pemimpin politik Syiah Irak, Muqtada al-Sadr, pun menyalahkan legalisasi pernikahan sesama jenis sebagai biang pemicu pandemi itu.

“Salah satu hal paling mengerikan yang menyebabkan epidemi ini adalah legalisasi pernikahan sesama jenis,” ungkap al-Sadr lewat unggahan di akun Twitter-nya, Sabtu (28/3/2020), seperti dikutip Alarabiyah.

“Oleh karena itu, saya meminta semua pemerintah untuk segera mencabut undang-undang (legalisasi pernikahan sejenis) ini dan tanpa ragu,” cuitnya.

Irak memberlakukan lockdown alias penguncian wilayah secara nasional pada pekan lalu yang berakhir hari ini sebagai bagian dari langkah-langkah untuk memerangi virus corona. Hingga Sabtu ini, sudah 42 orang di Irak meninggal dunia karena terinfeksi virus corona. Sementara, total kasus positif infeksi yang dikonfirmasi di negara itu tercatat sebanyak 506 kasus, menurut data Kementerian Kesehatan Irak.

Menurut hasil penelitian Pew Research Center, ada 30 negara di seluruh dunia yang telah melegalisasi pernikahan sesama jenis. Sebagian besar dari negara-negara itu berada di Eropa.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
Internasional
4 hari lalu

Masjid Dibom saat Salat Jumat, 31 Orang Tewas Ratusan Lainnya Luka

Internasional
8 hari lalu

Iran Ingatkan Trump Tak Ulangi Kesalahan di Afghanistan dan Irak, 7.000 Tentara AS Tewas

Nasional
1 bulan lalu

Menkes Pastikan Super Flu Tak Mematikan seperti Covid-19: Gak Usah Khawatir

Internasional
2 bulan lalu

Bom Meledak di Masjid saat Salat Jumat, 8 Orang Tewas

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal