Terungkap, Putin Ingin Musnahkan Bos Tentara Bayaran Wagner tapi Diurungkan

Anton Suhartono
Vladimir Putin ingin melenyapkan bos tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, saat pemberontakan (Foto: Reuters)

MOSKOW, iNews.id - Presiden BelarusiaAlexander Lukashenko mengungkap Vladimir Putin ingin melenyapkan bos tentara bayaran Wagner Group, Yevgeny Prigozhin, saat pemberontakan. Namun Lukashenko berhasil membujuk Putin untuk mengurungkan niatnya itu.

Menurut Lukashenko, Putin awalnya bersumpah menghancurkan para pemberontak dan membandingkannya dengan kekacauan di masa perang yang mengantarkan revolusi 1917 hingga memicu perang saudara. Namun selama proses pemberontakan itu terjadi negosiasi yang mencapai kesepakatan yang memungkinkan Prigozhin dan para pasukannya pindah ke Belarusia.

Lukashenko mengungkap hasil percakapan teleponnya dengan Putin pada Sabtu lalu. Dia menyebut Putin menggunakan istilah dalam bahasa Rusia yang jika dipadankan dalam bahasa Inggris berarti memusnahkan atau membunuh. 

"Saya juga paham, keputusan brutal telah dibuat (dan itu adalah nada pidato Putin) untuk memusnahkan (pemberontak)," kata Lukashenko, kepada wartawan Selasa kemarin, seperti dilaporkan Reuters.

Setelah mendengar pernyataan itu, Lukashenko mengatakan kepada Putin agar dia tidak terburu-buru.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Prabowo Batal Hadiri KTT ASEAN-Rusia, Istana: Fokus Selesaikan Persoalan Dalam Negeri

57 tahun lalu

KTT Rusia-ASEAN, Putin Jamu 11 Pemimpin Negara ASEAN Hari Ini

57 tahun lalu

Blak-blakan, Zelensky Berkali-kali Ajak Putin Bertemu Bahas Upaya Damai tapi Ditolak

57 tahun lalu

Putin Akui Ekonomi Rusia Hancur akibat Serangan Ukraina: Tapi Kami Cepat Pulih

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal