Terungkap! Israel Desak AS Lancarkan Serangan Darat ke Iran Sebelum Negosiasi Damai

Anton Suhartono
Israel dilaporkan mendesak Donald Trump untuk melancarkan serangan darat singkat dan intensif terhadap Iran sebelum negosiasi damai (Foto: AI)

TEL AVIV, iNews.id - Israel dilaporkan mendesak Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump untuk melancarkan serangan darat singkat dan intensif terhadap Iran. Serangan itu bisa dilancarkan sebelum AS melakukan negosiasi damai dengan Iran.

Surat kabar israel Maariv melaporkan, Israel khawatir AS mungkin akan melakukan negosiasi dengan Iran sebelum benar-benar menghancurkan kemampuan militernya. Kondisi tersebut mendorong para pejabat Israel untuk mendesak pemerintahan Trump melakukan serangan darat.

“Operasi singkat dan intensif melibatkan pasukan darat,” demikian laporan Maariv, dikutip Kamis (2/4/2026).

Para pejabat Israel menilai, pernyataan Trump yang berubah-ubah tentang mengakhiri atau justru meningkatkan eskalasi konflik, mencerminkan keraguan tentang bagaimana kelanjutan perang yang telah berlangsung sejak 28 Februari itu.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu pada Senin lalu mengatakan, perang telah melewati setengah perjalanan dalam pencapai tujuan, namun belum tentu dalam hal waktu.

Dalam wawancara dengan media AS Newsmax itu, Netanyahu juga mendesak Trump untuk melawan opini publik yang menentang perang.

Trump mengirim beragam sinyal tentang kemungkinan perundingan damai dengan Iran. Namun para pejabat Israel yakin Trump sedang mempertimbangkan dua opsi, yakni eskalasi atau negosiasi.

Salah satu opsi adalah melanjutkan perang dengan menargetkan infrastruktur energi Iran, termasuk Pulau Kharg yang menjadi pusat ekspor minyak negara itu. Satu target lainnya adalah ladang gas South Pars yang telah menjadi target Israel sebelumnya.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
2 jam lalu

Trump Ingatkan Iran Hanya Punya Waktu 48 Jam untuk Buka Selat Hormuz, atau...

Internasional
7 jam lalu

Ngeri! PLTN Iran Dibom AS-Israel, Dampaknya Bisa Musnahkan Kehidupan di Negara-Negara Arab

Internasional
14 jam lalu

Amerika Sebut Mobil China seperti Kanker Usulkan Larangan Permanen, Takut Bersaing?

Internasional
18 jam lalu

Prajurit TNI 3 Kali Diserang di Lebanon, Kemlu RI: Tak Bisa Diterima!

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal