Terungkap! Ini Obrolan Jokowi bersama Ganjar saat Kunjungan ke Pekalongan

Danandaya Arya Putra
Bakal calon presiden Ganjar Pranowo berfoto bersama peserta Seminar Nasional APPSI bertema “Menjaga Netralitas ASN dari Politisi Birokrasi” di Hotel Patra Semarang, Jawa Tengah, Rabu (30/8/2023). (Foto: MPI)

SEMARANG, iNews.id – Bakal calon presiden (bacapres) yang didukung Partai Perindo, Ganjar Pranowo, mengungkap obrolan bersama Presiden Joko Widodo (Jokowi) saat kunjungan ke Pekalongan, Jawa Tengah, Selasa (29/8/2023). Kala itu, Jokowi menghadiri acara Muktamar Sufi Internasional 2023 dan blusukan ke Pasar Grogolan Baru.

Obrolan tersebut dibeberkan Ganjar dalam pidatonya pada acara Seminar Nasional Asosiasi Pemerintah Provinsi Seluruh Indonesia (APPSI) bertema “Menjaga Netralitas ASN dari Politisi Birokrasi” di Hotel Patra Semarang. Ganjar mengatakan, Menteri Pertahanan (Menhan) Prabowo Subianto, pada waktu di Pekalongan itu juga turut mendengarkan cerita dari Jokowi.

“Kata Pak Jokowi ‘Pak Gubernur (Ganjar), Pak Menhan (Prabowo), alhamdulilah Pak, negara kita tidak buruk. Kita jauh lebih baik, bagaimana saling menghormati kita jauh lebih baik. Kita mesti bangga dan mesti kita jaga itu,” kata Ganjar, Rabu (31/8/2023).

Menurut Ganjar, Jokowi melihat Indonesia lebih baik dalam menjaga etika saling menghormati. Mereka bertiga juga membicarakan obrolan tentang masa depan Indonesia ke arah yang lebih baik.

“Karena kita akhirnya sebenarnya waktu bertiga ngobrol pun kita bicaranya enak kok, kita bicaranya, bagaimana republik ini bisa baik. Bagaimana cerita kemarin kunjungan presiden ke Tiongkok, India, Afrika Selatan waktu pertemuan BRICS,” katanya.

Setelah diceritakan terkait kunjungan kenegaraan oleh Jokowi, Ganjar menyebut penyelenggaraan KTT G20 Bali jauh lebih baik dibandingkan dengan KTT BRICS 2023 di Afrika Selatan. Negara ini menurutnya tinggal merapikan urusan sosial di tengah masyarakat.

“Saya pikir perhelatan BRICS itu hebat seperti acara G20. (Tapi) G20 yang kemarin diselenggarakan, jauh lebih bagus ceritanya begitu. Jadi kita punya kebanggan itu. Sehingga Pekerjaan Rumah (PR) yang mesti kita kerjakan adalah urusan-urusan masyarakat yang saya kira itu mesti menjadi prioritas,” ujarnya.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

DPR Pertanyakan Instruksi Prabowo soal Bahasa Prancis: Masalahnya Ada Tidak Sumber Dayanya?

57 tahun lalu

DPR Minta Kejelasan Kemendikdasmen soal Instruksi Belajar Bahasa Prancis di Sekolah

57 tahun lalu

PDIP soal Rencana Jokowi Keliling Indonesia: Silakan, Tunjukkan Aja Ijazahnya

57 tahun lalu

Prabowo Tiba di Tanah Air usai Kunjungi Prancis, Disambut Gibran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal