Tersangka Pengeboman Gereja di Filipina Serahkan Diri, tapi Dibebaskan

Anton Suhartono
5 tersangka pengeboman gereja di Filipina menyerahkan diri, namun mereka dibebaskan kembali (Foto: AFP)

MANILA, iNews.id - Tersangka peledakan bom di gereja Katedral Our Lady of Mount Carmel di Kota Jolo, Provinsi Sulu, Filipina selatan, menyerahkan diri ke polisi.

Kepala Kepolisian Nasional Filipina, Oscar Albayalde, seperti dikutip dari Xinhua, Senin (4/2/2019), mengatakan, pelaku yang diburu itu bernama Kamah. Tak hanya Kamah, ada empat orang lainnya menyerahkan diri dalam waktu berbeda sepanjang akhir pekan.

Kamah sempat lolos dalam penggerebekan di Sulu yang dilakukan oleh pasukan keamanan. Namun seorang temannya tewas dalam baku tembak.

Namun, kata Albayalde, Kamah membantah terlibat dalam pengeboman gereja yang menewaskan 22 orang dan melukai lebih dari 100 lainnya itu.

Lebih lanjut Albayalde menjelaskan pihaknya menjadikan Kamah sebagai tersangka utama karena pria yang juga anggota kelompok Ajang-Ajang, salah satu faksi Abu Sayyaf, itu terlihat di dekat gereja saat pengeboman terjadi. Empat orang lainnya yang menyerahkan diri juga membantah terlibat. Mereka juga terlihat di CCTV saat ledakan terjadi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Bom Sisa Perang Dunia II Meledak di Biak, Polisi Temukan 13 Potongan Tubuh

57 tahun lalu

12 Rumah Rusak Akibat Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, Termasuk Gereja

57 tahun lalu

Identitas Korban Tewas Ledakan Bom Sisa Perang Dunia II di Biak, 3 Masih Dicari

57 tahun lalu

Ngeri! Ledakan Dahsyat Tewaskan 55 Orang di Wilayah Kekuasaan Pemberontak Myanmar

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal