Taliban Pertimbangkan Buka Lagi Sekolah dan Universitas untuk Anak Perempuan

Ahmad Islamy Jamil
Bendera Taliban (ilustrasi). (Foto: Reuters)

KABUL, iNews.id - Kelompok Taliban sedang mempertimbangkan kemungkinan pembukaan kembali sekolah dan universitas untuk anak perempuan di Afghanistan. Hal itu terungkap lewat laporan saluran TV Alarabiyah, dengan mengutip beberapa sumber. 

"Pemerintah Taliban telah membahas pembukaan universitas dan sekolah untuk anak-anak perempuan," kata sumber itu. 

Pada Selasa (20/12/2022) lalu, Kementerian Pendidikan Afghanistan di bawah Taliban memerintahkan penangguhan kegiatan pendidikan untuk anak perempuan di lembaga pendidikan tinggi swasta dan negeri. Keputusan tersebut menuai kritik keras dari sejumlah organisasi internasional dan pemimpin dunia. 

Taliban mulai berkuasa kembali di Afghanistan pada Agustus 2021. Sejak itu, krisis ekonomi, kemanusiaan, dan keamanan menjadi semakin parah di negara Asia Tengah tersebut.

Pemerintah Taliban tidak melibatkan perempuan atau orang-orang yang dianggap tidak berafiliasi dengan gerakan Islam itu untuk mengurus negara. 

Kaum perempuan Afghanistan telah mengorganisasi sejumlah aksi protes di beberapa kota. Para wanita itu menyerukan agar hak-hak mereka dihormati.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
5 hari lalu

Hasil Kajian: Biaya Pendidikan Ideal di RI Rp18 Juta per Anak per Tahun

13 hari lalu

Generasi AI Dimulai dari Bangku SD, Mengapa Critical Thinking Jadi Kunci?

23 hari lalu

Dorong Kualitas Keterwakilan Perempuan 30%, Partai Perindo Siap Bersinergi Lahirkan Kebijakan Nasional yang Inklusif

23 hari lalu

Target 500 Titik di 2029, Pemerintah Integrasikan Sekolah Rakyat, Negeri, dan Garuda

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal