Taliban Gulingkan Pemerintahan Presiden Ghani, Begini Sikap Amerika Serikat

Umaya Khusniah
Seorang pejuang Taliban berlari ke arah kerumunan di luar bandara Kabul, Kabul, Afghanistan 16 Agustus 2021. (Foto: Reuters)

WASHINGTON, iNews.id - Amerika Serikat (AS) melalui Departemen Luar Negeri masih enggan memberikan tanggapan terkait masih tidaknya mengakui Ashraf Ghani sebagai presidenAfghanistan. Pimpinan negara itu sebelumnya telah meninggalkan Afghanistan Minggu (15/8/2021) ketika pejuang Taliban menggulingkan pemerintahannya dalam hitungan minggu.

"Jadi ini adalah sesuatu yang sedang kami bicarakan dengan komunitas internasional," juru bicara Departemen Luar Negeri, Ned Price seperti dilansir dari Reuters. 

Price juga menolak untuk mengatakan benar tidaknya Menteri Luar Negeri AS, Antony Blinken melakukan panggilan telepon dengan Ghani Sabtu (14/8/2021), terkait lokasi presiden atau tentang kepergiannya.

“Belum ada transfer kekuasaan secara formal,” tambahnya.

Al Jazeera melaporkan, Presiden Ghani telah terbang ke Uzbekistan. Namun Reuters belum mendapat verifikasi laporan ini.

Ghani terpilih menjadi presiden pada 2014 setelah mengambil alih dari Hamid Karzai, yang memimpin Afghanistan setelah invasi pimpinan AS pada tahun 2001. Ghani mengawasi penyelesaian misi tempur AS, penarikan pasukan asing yang hampir selesai dari negara itu dan perdamaian yang terpecah belah hingga proses dengan pemberontak Taliban.

Kekuasaan Pemerintah Afghanistan di bawah pimpinan Presiden Ashraf Ghani jatuh pada Minggu (15/8/2021), setelah Taliban memasuki Ibu Kota Kabul hampir tanpa perlawanan.

Editor : Umaya Khusniah
Artikel Terkait
-0 menit lalu

Sah! AS dan Arab Saudi Teken Kerja Sama Nuklir Sipil

4 jam lalu

Perang Makin Sengit! Rudal Iran Mulai Tembus Sistem Pertahanan AS, Pangkalan Porak-poranda

9 jam lalu

Serangan AS ke Iran Tewaskan 53 Orang, Ratusan Luka

10 jam lalu

Trump Ancam Hancurkan Gunung Pickaxe Iran, Tempat Sembunyikan Nuklir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal