Stasiun TV China Sebut Israel Dimanfaatkan Amerika Serikat, Kedubes Layangkan Protes

Anton Suhartono
Kedubes Israel di Beijing protes stasiun televisi China soal program serangan ke Jalur Gaza (Foto: Reuters)

BEIJING, iNews.id - Israel melayangkan protes terhadap stasiun televisi pemerintah China CCTV atas tuduhan anti-Yahudi.

Kedutaan Besar (Kedubes) Israel di Beijing menyebut, program yang disiarkan saluran berbahasa Inggris CCTV, CGTN, yang membahas serangan ke Jalur Gaza, merupakan bentuk anti-Semit yang terang-terangan.

"Kami berharap teori konspirasi bahwa 'Yahudi mengendalikan dunia' telah berakhir. Sayangnya, anti-Semit kembali menunjukkan wajah buruknya. Kami terkejut melihat praktik anti-Semit terang-terangan diekspresikan di media resmi China," bunyi pernyataan, dikutip dari Associated Press, Rabu (19/5/2021).

Juru Bicara Kedubes Isarel Erez Katz Volovelsky mengatakan belum menerima respons dari CGTN maupun CCTV terkait protes itu.

Dalam siaran pada Selasa (18/5/2021), pembawa acara CGTN Zheng Junfeng mempertanyakan apakah dukungan Amerika Serikat kepada Israel sungguh didasarkan pada nilai-nilai demokrasi.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Trump: AS Akan Serang Iran Lagi Malam Ini

57 tahun lalu

Trump Hentikan Seluruh Kerja Sama Perdagangan dengan Spanyol, Kenapa?

57 tahun lalu

Perang Pecah Lagi, Trump: Saya Tak Mau Negosiasi Lagi dengan Iran

57 tahun lalu

Harga Minyak Dunia Mendidih usai Trump Sebut MoU Perjanjian Damai dengan Iran Berakhir

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal