Setelah Kapal Selam Nuklir, Australia Beli 40 Helikopter Tempur Black Hawk ke AS

Anton Suhartono
Deplu AS menyetujui penjualan 40 unit helikopter Black Hawk ke Australia (Foto: AP)

WASHINGTON, iNews.id - Departemen Luar Negeri Amerika Serikat (Deplu AS) menyetujui penjualan puluhan helikopter tempur dan peralatan terkait lainnya ke Australia. Nilai kontrak itu mencapai 1,95 miliar dolar AS atau sekitar Rp28,8 triliun. 

Departemen Pertahanan AS (Pentagon) menyatakan Australia mengajukan pembelian 40 unit helikopter UH-60M Black Hawk dengan kontraktor utamanya, Lockheed Martin.

Dengan mendapat persetujuan dari Deplu, penjualan senjata AS ke Australia hampir terealisasi. Satu langkah lagi yang harus dilewati adalah meminta restu dari Kongres. 

Badan Kerja Sama Keamanan Pertahanan di Pentagon telah memberi tahu Kongres soal kemungkinan penjualan ini pada Kamis kemarin.

Australia meningkatkan kemampuan militernya sejak beberapa tahun terakhir untuk menghadapi ancaman China. Tahun lalu, Australia meneken kesepakatan dengan AS dan Inggris untuk pembelian kapal selam bertenaga nuklir. 

Australia bisa mendapatkan teknologi kapal selam nuklir untuk memproduksinya di dalam negeri.

Pada Mei lalu Deplu AS juga menyetujui penjualan unit peluncur roket bergerak ke Australia, bersama beberapa senjata lainnya senilai 3,1 miliar dolar AS.

Editor : Anton Suhartono
Artikel Terkait
Internasional
3 jam lalu

Iran Gempur Uni Emirat Arab setelah Diserang AS, Ledakan Terdengar di Mana-Mana

Internasional
3 jam lalu

AS-Iran Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Tetap Berlaku!

Internasional
4 jam lalu

Iran Tuduh AS Langgar Gencatan Senjata

Internasional
5 jam lalu

AS Serang Iran, Ledakan Guncang Teheran

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal