Setahun Agresi Militer Rusia, Ukraina Disebut Bunuh 660 Warga Sipil di Donetsk

Ahmad Islamy Jamil
Ombudsman Republik Rakyat Donetsk (DPR), Daria Morozova. (Foto: ombudsmandnr.ru)

DONETSK, iNews.id – Selama setahun berkecamuknya perang antara Rusia dan Ukraina, pasukan Kiev dikatakan telah membunuh ratusan warga sipil di Donetsk. Tak hanya itu, militer Ukraina juga disebut melukai 2.700 warga sipil lainnya di wilayah itu.

Hal itu diungkapkan Ombudsman Republik Rakyat Donetsk (DPR), Daria Morozova, Jumat (24/2/2023). Untuk diketahui, DPR adalah entitas politik yang memisahkan diri dan mendeklarasikan kemerdekaannya dari Kiev.

“Selama tahun operasi militer khusus (Rusia di Ukraina), lebih dari 660 warga sipil, termasuk 25 anak-anak, tewas akibat agresi bersenjata Ukraina di DPR. Lebih dari 2.700 warga sipil, termasuk 218 anak-anak, menderita luka-luka dengan berbagai tingkat keparahan,” kata Morozova seperti dikutip kantor berita Sputnik.

Menurut dia, data tersebut belum mencakup informasi tentang korban di berbagai wilayah lain di Ukraina yang diduduki Rusia. Alasannya, jumlah korban terakhir tidak mungkin dihitung secara menyeluruh sebelum berakhirnya operasi militer Moskow di sana.

Morozova menuduh Ukraina telah melanggar hak asasi manusia dan kebebasan fundamental warga DPR.

Editor : Ahmad Islamy Jamil
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Zelensky Kirim Surat ke Putin, Ajak Bertemu 4 Mata Bahas Perang

57 tahun lalu

AHY Pimpin Konsultasi Bilateral, RI-Rusia Siap Perkuat Kerja Sama Perkapalan dan Sektor Maritim

57 tahun lalu

Kecam Israel, Rusia: Lebanon Akan Mengalami Nasib yang Sama seperti Gaza

57 tahun lalu

AHY Temui Diaspora di Rusia, Ajak Kolaborasi Dukung Program Pembangunan

57 tahun lalu

Ngamuk! Rusia Bombardir Kiev Ukraina, Hancurkan Gedung Apartemen 24 Lantai

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal